Suara.com - Pasangan calon (paslon) capres-cawapres yang akan mengikuti Debat Pilpres perdana malam ini, Kamis (17/1/2019), tidak akan bisa main-main dengan pernyataan mereka. Selain disaksikan warga melalui siaran langsung televisi, setidaknya belasan media bakal memantau sekaligus memeriksa klaim-klaim para paslon.
Berada di bawah kolaborasi CekFakta, belasan media yang rata-rata tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) itu akan melakukan periksa atau uji fakta secara mandiri, sembari tetap berkoordinasi. Pengecekan fakta sendiri dilakukan dengan cara masing-masing, namun rata-rata menggunakan metode standar verifikasi (berita) yang antara lain mengandalkan data resmi.
Selain Suara.com sendiri, sejumlah media itu antara lain adalah Tempo.co, Tirto.id, Liputan6.com, TheJakartaPost.com, Vivanews.co.id, serta Kompas.com. Berikutnya juga ada KabarMakassar.com, RiauOnline.co.id, Dream.co.id, Timesindonesia.co.id, Bisnis.com, hingga Detik.com.
Adapun hasil dari pengecekan fakta itu sendiri akan segera ditayangkan di website masing-masing media, sekaligus disebarluaskan melalui jejaring media sosial mereka, segera setelah diperiksa dan didapat kesimpulannya. Penyajiannya bisa berupa tulisan maupun ilustrasi gambar atau grafis yang menarik.
Patut digarisbawahi pula bahwa beberapa di antara media nasional ini sudah memegang sertifikasi IFCN (International Fact-Checking Network). Di dalamnya termasuk pula Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) yang terkenal aktif lewat laman Forum Anti Fitnah Hasut dan Hoax (FAFHH) yang mereka kelola di jejaring sosial Facebook.
Konten-konten Mafindo selama ini juga bisa disimak lewat situs TurnBackHoax.id. Sementara itu, hasil pengecekan atau periksa fakta yang dilakukan media-media yang berkolaborasi, termasuk dalam siaran langsung Debat Pilpres 2019 perdana malam ini, bisa ditemukan pula di website CekFakta.com.
Berita Terkait
-
Diskusi Bulanan: Quantum Age, Big Data dan Masa Depan Industri Media
-
Selamat Tinggal FC Volendam? Mauro Zijlstra Mendekat ke Persija Jakarta
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
AMSI Gandeng Deep Intelligence Research untuk Perkuat Jurnalisme Berbasis Data
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag