Suara.com - Polisi meringkus seorang emak-emak bernama Neneng Alfiyah (39) lantaran kedapatan melakukan aksi pencurian di sebuah konter telepon seluler (ponsel) milik Yantono (42), Jalan Raya Japanan Kecamatan Gudo, Selasa (22/1/2019). Neneng ditangkap setelah aksinya terekam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di konter tersebut.
Dalam rekaman tersebut, Neneng terlihat mengendap-endap kemudian masuk melalui pintu belakang yang memang tidak terkunci. Selanjutnya, perempuan itu menggasak sebuah ponsel yang ada di meja.
"Kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Namun baru diketahui pukul 03.30 WIB. Saat itu kondisi toko HP milik korban acak-acakan. Pintu dan laci terbuka. Dari rekaman CCTV akhirnya diketahui ada orang tak dikenal masuk,” kata Kapolsek Gudo AKP Yogas seperti dikutip dari Beritajatim.com.
Selain mendalami gambar yang ada di CCTV tersebut, polisi juga melacak sinyal dari ponsel yang dicuri Neneng. Dari penelusuran menggunakan aplikasi pencarian perangkat google, polisi akhirnya menemukan keberadaan emak-emak itu di Desa Kayangan, Kecamatan Diwek. Setiba di lokasi, ponsel milik korban yang hilang lalu dihubungi untuk memastikan keberadaan Neneng. "Akhirnya HP tersebut berbunyi dan sedang dibawa seorang wanita. Pelaku langsung kita tangkap. Dia mengakui semua perbuatannya," lanjut Yogas.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang Rp 2.287.000 dan satu unit ponsel merek Oppo type F 1. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan. Dugaan sementara, Neneng tak sekali melakukan aksi pencurian.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Inafis Butuh 2 Hari Perjelas Gambar Peneror Bom Pimpinan KPK
-
Maling Ayam Bangkok Senilai Ratusan Juta, Kusnadi dan Arifin Didor Polisi
-
Meski Berstatus Tersangka, Penyebar Hoaks Ijazah Palsu Jokowi Tak Ditahan
-
Buron Seminggu, Pembacok Simon Dibekuk Polisi Saat Mabuk
-
Bacok Pemuda Sedang Nongkrong, Lelaki Diduga Gangguan Jiwa Tewas Dikeroyok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Geger Siswa SD Akhiri Hidup Gegara Tak Mampu Beli Buku, Legislator NTT Minta Polisi Selidiki
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir