SHARP Plasmacluster Air Purifer ini didesain khusus dengan tampilan luarnya yang dilapisi warna hitam yang disukai nyamuk dan dilengkapi dengan sinar UV yang semakin efektif untuk memikat nyamuk mendekat sampai dengan masuk ke celah-celah kecil di kedua sisinya dan penyedot udara yang kuat akan menarik nyamuk hingga masuk ke lapisan lem dan terjerat.
Kekuatan rekat lem ini dirancang dengan daya lekat yang kuat, sehingga nyamuk yang terhisap langsung menempel, dan lembaran lem dapat diganti jika lembaran lem sudah dipenuhi oleh nyamuk yang mati terperangkap.
Sebelum diluncurkan, Sharp Plasmacluster Air Purifier dengan Mosquito Catcher telah diujicoba oleh Lembaga Penelitian Medis Malaysia. Sebanyak 200 ekor nyamuk betina dilepaskan, sementara PCI Mosquito Catcher diaktifkan.
Dalam waktu 24 jam, dilakukan pengecekan dan hasilnya, ratusan nyamuk terperangkap pada lapisan lem. Terbukti bahwa SHARP Air Purifier dengan Mosquito Catcher efektif menangkap nyamuk.
Air Purifier ini juga dilengkapi dengan Anti Dust Mode. Yaitu menghembuskan udara secara kuat selama 60 menit untuk menghilangkan efek listrik statis serta menyingkirkan debu dan partikel jahat di udara dengan seketika.
Air Purifier dengan Mosquito Catcher ini sudah diuji sebagai penangkap nyamuk yang memiliki berbagai kelebihan. Beberapa keunggulannya antara lain: menghilangkan virus dan bakteri di udara, serta melindungi keluarga dari nyamuk tanpa menggunakan bahan kimia. Harga Plasmacluster Air Purifier dengan Mosquito Catcher kurang lebih Rp2 jutaan.
Berita Terkait
-
Kasus DBD pada Anak Masih Tinggi, Sekolah Dinilai Jadi Kunci Pencegahan
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Mitos Hidup Murah di Daerah: Gaji Lokal, tapi Harga Kebutuhan Nasional
-
Anak Rentan DBD Sepanjang Tahun! Ini Jurus Ampuh Melindungi Keluarga
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat