Suara.com - Rencana Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon untuk membuat petisi mendukung terpidana kasus ujaran kebenccian Ahmad Dhani, ditanggapi negatif oleh PDIP.
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai, rencana menggalang petisi itu menunjukkan Fadli Zon tak memahami hukum Indonesia.
Hasto, saat ditemui di gedung Gorga Mangapumpu, Jalan Patra, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (31/1/2019), menekankan agar Fadli Zon menghormati keputusan persidangan.
"Maka itulah cara-cara hukum sebaiknya dinomorsatukan, budaya hukum harus ditingkatkan termasuk bagi Pak Fadli Zon untuk memahami budaya hukum dan putusan pengadilan," ujarnya.
Lebih lanjut, Hasto menilai upaya penggalangan petisi oleh Fadli Zon itu tak murni untuk mendukung Ahmad Dhani.
Ia menyebut, petisi itu merupakan bagian manuver politik Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada masa kampanye Pilpres 2019.
"Bentuk petisi itu lebih sebagai manuver politik, dan ini justru akan berhadapan langsung dengan institusi lembaga peradilan itu sendiri," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia
-
Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari