Suara.com - Persatuan Film Keliling Indonesia (Perfiki) mendukung penuh imbauan yang dikeluarkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait diwajibkan bagi penonton menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum pemutaran film di bioskop. Mereka menganggap hal tersebut mampu membangkitkan jiwa nasionalisme para penonton.
Ketua Perfiki Sonny P. Sasono mengatakan, film merupakan media propaganda kebudayaan. Oleh karena itu, pemutaran lagu Indonesia Raya sebelum film dimulai akan sangat efektif untuk dilakukan dan memberikan dampak positif yang besar.
"Itu gagasan yang sangat bagus mengingat film salah satunya berfungsi sebagai media propaganda kebudayaan selain sebagai tontonan," kata Sonny saat dihubungi Suara.com, Jumat (1/2/2019).
Dengan pemutaran lagu Indonesia Raya sebelum film dimulai, maka akan mengingatkan kembali para penonton mengenai makna perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan.
Selain itu, pemutaran lagu juga dinilai mampu memperkuat akar budaya dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Sehingga lebih menanamkan serta mengingatkan kepada segenap penontonnya bahwa tontonan apapun itu, menyadarkan penonton adalah bangsa Indonesia yang mempunyai akar budaya bangsa Bhinneka Tunggal Ika," ungkap Sonny.
Rencananya, Sonny pun akan segera mengumpulkan para anggota Perfiki untuk menindaklanjuti sosialisasi imbauan yang dikeluarkan Kemenpora. Nantinya, materi lagu pun akan disiapkan oleh Perfiki dan langsung didistribusikan kepada seluruh pengelola layar tancap yang ada di Indonesia.
"Segera akan kami bahas teknis penayangannya dan selanjutnya kami sebar luaskan kepada para anggota Perfiki berikut materi bahannya untuk penayangan lagu Indonesia Raya," pungkasnya.
Untuk informasi, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sempat mengeluarkan surat imbauan Nomor 1.30.1/Menpora/1/2019 tentang Aktivitas Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Sebelum Pemutaran Film. Dalam surat yang ditandatangani oleh Menteri Imam itu meminta kepada para pengelola bioskop untuk menayangkan lagu Indonesia Raya dan menyanyikannya bersama para penonton sebelum film dimulai.
Baca Juga: Mendadak Ada Demo Ibu-ibu Bela Vanessa Angel: Adili Laki-laki Hidung Belang
Meski demikian, imbauan tersebut kekinian sudah dicabut oleh Kemenpora . Alasannya karena menimbulkan kegaduhan.
Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto menjelaskan imbauan Menpora Imam Nahrawi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum nonton bioskop dicabut karena menimbulkan kontroversi. Sehingga hari ini imbauan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum nonton bioskop itu dicabut.
"Betul sudah dicabut," kata Gatot saat dihubungi, Jumat (1/2/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI