Suara.com - Seorang warga bernama Didik (21) ditemukan tewas di dalam kandang kambing di belakang rumahnya, Jumat (1/2/2019) pagi. Penemuan mayat pemuda dengan kondisi tergantung tali di kandang ternak itu membuat heboh warga di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur.
Jasad korban pertama kali ditemukan sang kakak, Hendrik. Saat hendak menengok kambing peliharaannya di dalam kandang, Hendrik pun terkejut saat melihat adiknya sudah tak bernyawa dengan kondisi tergantung tali berwarna biru di dalam kandang.
Melihat hal itu, Hendrik kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi. Setelah mendapatkan laporan, polisi kemudian mendatangi lokasi korban tewas untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan semenara, Kapolsek Pakis AKP Hartono menyebut polisi tak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Menurutnya penyebab korban tewas karena bunuh diri.
"Korban murni bunuh diri, dari hasil pemeriksaan tim puskesmas yang juga hadir. Dipastikan penyebab kematian korban adalah murni bunuh diri," kata Hartono seperti dikutip Beritajatim.com.
Terkait kasus bunuh diri itu, keluarga menolak upaya autopsi, sehingga polisi menyerahkan jenazah Didik ke keluarga untuk disemayamkan.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Pesan Memilukan Pelajar SMP Sebelum Tewas Gantung Diri di Jambi
-
Sering Marahi Istri, Joko Santoso Ditemukan Gantung Diri di Teras Rumah
-
Bacok Warga Hingga Tewas, Geng Kopus Didor karena Keluarkan Pisau ke Polisi
-
Ike Nurjanah Meninggal Gantung Diri, Padahal Dua Minggu Lagi Nikah
-
Ike Nurjanah Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim