Suara.com - Seorang gadis 17 tahun diperkosa 4 lelaki di sebuah tempat cukur rambut atau barber shop. Sebelum diperkosa berkali - kali, gadis 17 tahun itu diberikan ponsel untuk bisa dihubungi.
Kejadian itu berlangsung di India. Keempat orang itu, satu di antaranya adalah tukang cukur. Sementara 3 orang lainnya teman si tukang cukur.
Keempatnya dijerat dengan pasal berlapis, yaitu penculikan, perkosaan berulang kali, pelecehan seksual, dan serangan seksual dengan kekerasan. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Laporan pemerkosaan itu sudah ditangani Kepolisian Hisar.
Perkosaan itu terjadi saat di gadis diberikan sebuah ponsel oleh tukang cukur. Ponsel itu diberikan agar si tukang cukur bisa menghubungi si gadis untuk bicara mesum ditelepon.
Merasa ketagihan, si tukang cukur pun mengajak si gadis untuk berhubungan seks. agar di gadis mau, si tukang cukur mengancam akan membeberkan ke warga sekitar soal obrolan mesumnya di telepon.
Si Gadis ketakutan dan menuruti nafsu bejad si tukang cukur. Si gadis diperkosa berkali-kali oleh tukang cukur.
Tukang cukur itu menceritakan aksinya ke 3 temannya. Itu lah yang membuat 3 teman si tukang cukur ingin ikut memperkosa si gadis.
"Korban mengatakan bahwa pada malam 1 Februari, ketika dia sedang tidur dengan anggota keluarganya, tukang cukur memanggilnya di ponsel dan memintanya untuk keluar dari rumah. Ketika dia keluar dari rumah, tiga teman tukang cukur menunggu di depan rumah itu. Mereka pun menculiknya dengan sepeda motor," kata polisi.
Si gadis dibawa ke barber shop atau tempat cukur rambut. Di sana si gadis diperkosa bersama.
Baca Juga: Gadis Sakit Jiwa Diperkosa 2 Paman sampai Hamil 8 Bulan, Diancam Dibunuh
Namun aksi bejad mereka ketahuan orangtua si gadis. Sebab saat diperkosa 3 lelaki itu, si gadis berteriak.
"Keluarganya datang dan membuka jendela dan membebaskannya dari tukang cukur," cerita polisi. (Indiatimes)
Berita Terkait
-
Gadis Sakit Jiwa Diperkosa 2 Paman sampai Hamil 8 Bulan, Diancam Dibunuh
-
Usai Diperkosa, Gadis Muda Dendam Bakar Rumah dan Pemerkosanya Hingga Tewas
-
Tragis, Tak Bisa Pulang karena Kehabisan Visa, Wanita Ini Malah Diperkosa
-
Presiden Jokowi Bantu Rumah Bersubsidi untuk Para Tukang Cukur
-
Bangun 500 Rumah Tukang Cukur, Jokowi: Sebulan Rp 800 Ribu, Sangat Murah
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra