News / Metropolitan
Selasa, 14 Juli 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi kebakaran.
Baca 10 detik
  • Sebuah rumah sekaligus tempat usaha kusen di Koja, Jakarta Utara, terbakar setelah terjadi ledakan pada Selasa (24/7/2026) pagi.
  • Petugas mengerahkan lima unit mobil pemadam dan 25 personel untuk memadamkan api dalam waktu sekitar satu jam.
  • Kebakaran yang menyebabkan kerugian sekitar Rp200 juta tersebut diduga kuat dipicu oleh adanya gangguan korsleting arus listrik.

Suara.com - Suara ledakan menggegerkan warga Jalan Mangga, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Selasa (14/7/2026) pagi. Tak lama berselang, api berkobar hebat hingga melalap sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha pembuatan kusen kayu.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan, berdasarkan keterangan penghuni, ledakan terdengar sebelum kobaran api membesar.

“Berdasarkan keterangan penghuni, mereka mendengar suara ledakan dan saat diperiksa api sudah membesar,” ungkap Gatot dikutip dari Antara.

Melihat api terus membesar, warga segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Gulkarmat menerima laporan kebakaran pada pukul 05.38 WIB. Lima menit kemudian atau pukul 05.43 WIB, petugas sudah mulai melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 06.35 WIB.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dan 25 personel dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan,” ujar Gatot.

Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal yang sekaligus digunakan sebagai tempat usaha pembuatan kusen kayu.

Baca Juga: Efek Truk Crane Tabrak JPO: Tendean-Kuningan Macet Parah, Arus Lalu Lintas Dialihkan!

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 70 meter persegi dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp200 juta.

Meski kebakaran diawali suara ledakan, hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran.

“Untuk dugaan awal dan dari keterangan saksi kebakaran ini dipicu korsleting listrik,” pungkas Gatot.

Load More