Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kerasnya kehidupan di Kampung Akuarium, Jakarta Utara yang pernah digusur oleh eks Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Pernyataan itu disampaikan Anies saat melakukan sosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 132 tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rusun di Apartement Lavande, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019) malam.
"Kita lesehan ngobrol sama-sama dan bapak ibu bilang seadaanya. Saya barusan ke akuarium di sana lebih berat keadaannya," kata Anies dalam sambutannya di Lavande.
Untuk diketahui, Anies tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB dan disambut oleh penghuni rusun dan beberapa pejabat Pemerintah Administrasi Kota Jakarta Selatan dan Wali kota Setempat Marullah Matali.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian menuju karpet yang sudah disediakan dan duduk lesehan di teras tengah Apartemen Lavande dengan sajian kopi, teh, dan snack jajanan pasar seperti ubi dan kacang rebus.
Berita Terkait
-
Taufik ke Anies: Harus Paham, Ormas Bukan Pengguna Anggaran
-
Anies Akan Kucurkan APBD Lewat Ormas, PDIP Jakarta: Jangan Pencitraan
-
Anies Gelontorkan Dana Ormas untuk Kelola Kampung Kumuh
-
Anies Belum Bisa Ambil Alih Pengelolaan Air Minum Jakarta dari Swasta
-
Anies Jadikan Dua Anaknya Model untuk Foto dengan Ikan di Pasar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!