Suara.com - Polisi telah menangkap Puji Cahyono (46), wartawan gadungan terkait kasus pemerasan terhadap pegawai negeri sipil (PNS) di Blitar berinsial K hingga puluhan juta rupiah. Dalam modus aksi pemerasan ini, Puji mengancam akan mewartakan kasus perselingkuhan yang dituduhkan kepada korban melalui tabloid Metro Indonesia.
"Berdasarkan laporan salah satu korbannya yaitu seorang PNS di Blitar berinisial K, maka kami segera bergerak dan menangkap tersangka P pekan lalu," ujar Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar di Mapolresta Blitar, Selasa (19/2).
Dari pengungkapam kasus ini, wartawan abal-abal tersebut hanya bermodalkan foto korban yang sedang keluar dari sebuah hotel di Blitar. Melalui foto tersebut, Puji mulai meneror korban dengan ancaman akan diberitakan atas tuduhan perselingkuhan. Agar berita itu tak naik di media online dan tabloid, Puji menyuruh korban untuk mentransfer uang sebesar Rp 80 juta ke rekening tertentu.
Terungkapnya kasus ini, Puji ternyata sudah puluhan kali melakukan aksi pemerasan dengan modus serupa.
Tersangka P kini masih ditahan di Mapolresta Blitar beserta barang bukti antara lain berupa ID Card, beberapa eksemplar tabloid, uang tunai Rp 4 juta, lencana kepolisian, buku tabungan, dan lain-lain. Polisi juga masih memburu rekan tersangka berinisial A (Amilin) yang merupakan partner tersangka dalam melakukan operasi kejahatannya.
Kontributor : Asip Agus Hasani
Berita Terkait
-
Kejadian Lagi: Tak Sudi Ditilang, Pukul Polisi, Akhirnya Diborgol !
-
Janji Dinikahi, Amiatul Disetubuhi dan Uang Diperas Teman FB Jutaan Rupiah
-
Fakta di Balik Ledakan di Parkir Timur Senayan Saat Debat Pilpres
-
Ini Barang-barang Pribadi Bamsoet yang Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Ledakan Petasan di Lokasi Nobar Pilpres Tinggalkan Lubang 15 Sentimeter
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup