Suara.com - Al Ghazali berkuda menyapa warga Desa Tanggulangin, Jawa Timur. Aksi putra sulung Ahmad Dhani ini disebut menjadi salah satu upaya menggantikan sang ayah untuk memberikan dukungan terhadap capres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga.
Aksi Al Ghazali menunggangi kuda diunggah oleh Al Ghazali melalui akun Instagram miliknya @alghazali7. Tampak Al Ghazali menaiki kuda berwarna coklat dengan mengenakan kemeja batik dan topi berwarna hitam. Sesekali ia melambaikan tangan kepada warga sekitar yang ia lintasi.
Dalam unggahan video itu, Al Ghazali menuliskan "Menyapa Desa Tanggulangin". Video yang diunggah oleh Al itu pun diunggah ulang oleh akun Twitter @putrabanten80. Ia menyebut Al Ghazali mulai turun gunung untuk membantu pemenangan Prabowo-Sandi.
"Al Ghazali menyapa warga Desa Tanggulangin, Jawa Timur. Akhirnya salah putra putra Ahmad Dhani, icon anak milenial Indonesia telah turun gunung dan siap membantu pemenangan Prabowo-Sandi," tulis akun @putrabanten80 seperti dikutip Suara.com, Kamis (21/2/2019).
Unggahan ini pun diunggah ulang oleh Wakil DPR Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya. Banyak warganet yang memberikan komentar atas unggahan itu.
Banyak warganet yang mendukung aksi Al membantu Ahmad Dhani yang saat ini sedang menjalani masa tahanan atas ujaran kebencian. Namun tak sedikit pula warganet yang menuding aksi Al Ghazali hanyalah sebatas akting untuk sinetron terbaru.
"Bukan lagi syuting sinetron kan?" kata warganet @bolangwebber.
"Lebih greget lagi kalau naik unicorn," ujar warganet @jordan45685452.
"Terus pengaruhnya apa sih bang?" tanya warganet @mins080370.
Baca Juga: Fadli Zon Mendadak Temui Ahmad Dhani di Penjara Malam-malam
"Perjuangan membantu ayah membebaskan penderitaan ayahanda tercinta. Ciri anak berbakti. Anak sama bapak sama-sama berjuang siang malam membantu menyelamatkan bangsa," ungkap warganet @taufik_ok.
Berita Terkait
-
Al Ghazali Berkaus My Hero Gambar Bapaknya, Warganet Nyinyir
-
Soal Kasus Ahmad Dhani, Fadli Zon: Operasi Politik yang Merugikan Prabowo
-
Duh! Fadli Zon Sebut Kondisi Rutan Medaeng Lebih Buruk ketimbang Kamp Nazi
-
Nana Krip Meninggal, Anak Anang Emosi dengan Jerinx
-
Fadli Zon Mendadak Temui Ahmad Dhani di Penjara Malam-malam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan