Suara.com - Seorang terduga teroris bernama Triyono Wagimin Atmo alias Andalus alias Abu Hilwa (32) ditangkap polisi di Jalan Lingkar Geneng, Temanggung, Jawa Tengah, dalam razia patuh kendaraan yang digelar Satlantas Polres Temanggung beberapa waktu lalu. Abu Hilwa merupakan jaringan dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
"Ya benar Kamis (14/2) pekan kemarin ditangkap, saat ini dia dalam penyelidikan oleh Densus 88 Anti Teror," kata Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmadja saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (22/2/2019).
Agus menerangkan, Abu Hilwa saat ini dititipkan di Mapolda Jateng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan sepenuhnya dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror.
"Masih di Mapolda Jateng, pemeriksaan oleh Densus, sampai waktu yang belum ditentukan apakah dibawa Jakarta atau cukup di Mapolda," ucapnya.
Abu Hilwa kata Agus, ditangkap saat sedang mengendarai mobil Proton Exora warna hitam dengan nopol B 1577 VOC. Saat petugas mengehentikan akan memberikan, Abu Hilwa langsung lari ke persawahan.
Aksi itu membuat petugas curiga lalu mengejar dan menangkapnya di areal persawahan. Petugas lalu memeriksa mobil terduga dengan membuka paksa kendaraan tersebut.
Di temukan beberapa barang bukti di dalam mobil sejumlah buku jihad, tiket pesawat dari Filipina, dan kartu identitas. Selain itu polisi juga menemukan barang bukti lain berupa dua plat kendaraan bernomor B 1577 VFK dan B 1409 KRJ dan tiket pesawat Royal Brunei Airlines Manila-Bandar Seri Begawan dan Bandar Seri Begawan-Jakarta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Abu Hilwa pernah dideportasi dari Filipina karena ketahuan pernah mengikuti latihan militer di Karang Bolong, Anyer, Banten, bersama Nanang Kosim.
Abu Hilwa juga pernah merencanakan aksi penembakan anggota kepolisian bersama teroris lainnya seperti Bambang Eko Prasetyo, Ageng Nugroho, Rio Baraka, Juhedi, Ali Abdulloh, Andi Baso, dan Nanang Kosim. (Adam Iyasa)
Baca Juga: Gara-gara Sering Dikasih Makan Perempuan, Kakek Danto Dibunuh di Gudang
Kontributor : Adam Iyasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius