Suara.com - Dua anak jalanan bernama Derry Candra (21), dan Muhammad Faiz Aditya (15) dibekuk polisi lantaran perampokan terhadap seorang remaja. Saat melakukan perampasan, kedua tersangka menyekap korban bernama Widyan Bagus (13) di dalam bak mobil truk dengan menggunakan sarung.
Kapolsek Mojoagung Kompol Khoirudin menjelaskan, peristiwa awal perampokan itu terjadi saat kedua tersangka menumpang sebuah truk dengan komplotan anak jalanan lainnnya di Jalan Raya Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Minggu (24/2/2019).
"Awal mula truk dengan Nopol KT 8729 CM dari Yogjakarta tujuan Pasuruan, sesampai di Sembung Perak, Kabupaten Jombang, dua tersangka bersama lima temannya numpang dan naik truk kearah timur," kata Khoirudion seperti diwartakan Suarajatimpost.com--jaringan Suara.com, kemarin.
Saat itu, korban bersama rekannya ikut menaiki truk yang ditumpangi anak-anak jalanan itu di wilayah kecamatan Mojoagung. Tak beberapa lama, Derry dan rekannya lalu menyekap kepala korban dengan menggunakan sarung. Kemudian, keduanya langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan tangan kosong.
Setelah dianiaya, Derry dan Faiz lalu merampas telepon seluler milik korban.
"Tiba di pertigaan PT CJ Feed Mojoagung korban (pelapor) naik bersama dua temannya, saat truk berjalan tersangka menutup kepala korban dengan sarung pada saat itu tersangka memukul dengan tangan kosong bagian hidung sehingga mengeluarkan darah, dan kesempatan tersangka mengambil barang korban transfusi handphone," teranganya.
Tak sampai di situ, kedua bandit itu kemudian melempar korban dari atas mobil truk. Beruntung, nyawa remaja itu masih selamat. Dengan kondisi mengalami luka-luka, korban lalu melaporkan peristiwa itu ke kantor polisi terdekat.
"Kemudian korban melaporkan kejadian ke petugas piket pada akhirnya petugas melakukan pengejaran terhadap tersangka akhirnya tertangkap dan diamankan guna dilakukan penyelidikan," katanya.
Atas perbuatan tersangka dijerat pasal 365 ayat 1, ayat 2 Ke 2e KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Baca Juga: Dampak Perang Dagang AS - China, Harga Properti di Hong Kong Turun
Sumber: Suarajatimpost.com
Berita Terkait
-
Kapolda Janji Cari Polisi Penganiaya Warga karena Dituduh Perkosa Bidan
-
Haris Dianiaya Polisi karena Dituduh Perkosa Bidan, Ini Curhatan Ayah
-
Dibius Penumpang, Sopir Taksi Online Mulut Disumpal dan Leher Dijerat Tali
-
Agus Supriyanto: Di Balik Ruang Belajar Anak Jalanan di Tengah Rimba Beton
-
Pegawai Toko Besi Ditodong Perampok Bersenpi, Uang Rp 10 Juta Raib
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem