Suara.com - BPN Ingin Kotak Suara Dititip di Koramil, LIPI: Usulan Ini Harus Direspons!
Peneliti senior LIPI Siti Zuhro meminta pemerintah dalam hal ini penyelenggara Pemilu dan penegak hukum merespon cepat adanya usulan dari Badan Pemenangan Nasional pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menginginkan kotak suara dititipkan di Koramil.
Pasalnya kata Siti, jika usulan tersebut tidak direspon, dikhawatirkan berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat terhadap kualitas penyelenggara Pemilu.
"Harus direspons sesegera mungkin. Jangan dibiarkan ketidakpercayaan itu meluas melebar ke mana mana sehingga lalu distrust itu semakin tumbuh berkembang. Distrust yang berkembang akan mendistorsi kualitas pemilu itu sendiri. Kita tentunya tidak mau sampai terjadi hal itu," ujar Siti di Gedung Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (1/3/2019).
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mengusulkan agar kotak suara di Pemilu 2019 dititipkan ke TNI.
BPN khawatir terjadi kecurangan, mengingat sejumlah pimpinan daerah sudah melakukan deklarasi dukungan ke Capres petahana Joko Widodo (Jokowi).
Karena itu kata Siti, KPU harus mencari solusi terkait usulan tersebut dengan melibatkan pemangku kepentingan. Hal tersebut kata Siti agar tidak ada penilaian negatif kepada KPU.
"Jadi dicari solusi dimana KPU harus melibatkan stakeholder untuk menyakinkan bahwa tidak boleh ibaratnya 0, berapapun persen menjadi tidak percaya. Jadi, KPU tidak boleh secara mengesankan, semacam ada penilaian pandangan dari masyarakat bahwa istilahnya KPU bisa betul independen profesional, itu tidak boleh terulangi," ucap dia.
Lebih jauh, Siti meminta penyelenggara Pemilu harus serius dalam menyelenggarakan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif.
Baca Juga: Empat Pemain Timnas Indonesia U-22 Diguyur Bonus oleh Khofifah
"Jadi memang nggak boleh nggak serius, ini serius kerjaan serius. Kerjaan politik, kerjaan serius. Kerjaan yang berhimpit dengan kejujuran ini harus diyakinkan," tandasnya.
Sebelumnya, Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan pihaknya mengusulkan agar kotak suara diletakan di kantor Komando Rayon Militer (Koramil) yang terdapat di tiap kecamatan sebelum didistribusikan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan sesudahnya. Koramil dipilih karena BPN menganggap tentara sebagai institusi paling netral di Pemilu kali ini.
"Lebih baik di Koramil karena TNI pasti netral," ujar Andre di Hotel Akmani, Gondangdia, Jakarta Pusat Kamis (28/02/2019).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa