Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul, Ari Siswanto, menilai tukang las di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang bernama Ihsan layak menjadi calon anggota legislatif atau caleg.
Selain sebagai kader lama, Ihsan juga dinilai telah banyak berjuang untuk PKS. Terutama di Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PKS Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul.
"Pak Ihsan Lahardi itu selain beliau tukang las, di sisi lain kan beliau itu kader lama. Banyak berjuang untuk DPC Panggang, sehingga beliau layak untuk kita caleg-kan," kata Ari ketika dihubungi wartawan, Minggu (3/3/2019).
Menurut Ari, kondisi ekonomi Ihsan yang cukup sulit tak menjadi masalah bagi PKS. Partai berlambang padi dan bulan sabit itu memberikan bantuan dana. Mulai dari pencetakan stiker, kunjungan, hingga pembiayaan saksi-saksi. Tak hanya Ihsan, semua caleg PKS diperlakukan sama.
"Intinya kalau kami mencoba meyakinkan pak Ihsan, beliau punya peluang yang sama dengan yang lain. Kapasitas beliau sebagai tukang las itu saya kira tidak jadi hambatan untuk melenggang di Kantor DPRD, dan itu sangat terbuka," ujar Ari.
Keberadaan Ihsan sebagai pendatang juga tak menjadi masalah. Ia telah tinggal selama 20 tahun di Gunungkidul dan beridentitas sebagai warga wilayah tersebut. Bahkan Ihsan telah diakui sebagai tokoh lokal. Jaringan keluarga istrinya yang asli Gunungkidul, Tupilah, juga bisa digerakkan. Ihsan juga dinilai telah memiliki jaringan di kalangan tukang las di wilayahnya.
Kapasitas keagamaan juga menjadi penilaian partai berbasis Islam tersebut. Ihsan dinilai memiliki kemampuan membaca Alquran (qiroah) yang baik. Ia juga sering mengisi pengajian di berbagai wilayah.
"Ketokohan beliau itu memang layak walaupun memang kita kompetitif sekali, di Dapil 5 kan hampir kekuatannya itu sama. Tidak ada yang paling menonjol, tidak ada yang paling rendah," ujarnya lagi.
Ari mendukung langkah Ihsan yang melakukan kampanye dari pintu ke pintu. Sebagai caleg baru, hal ini penting dilakukan untuk membentuk opini publik dan membuatnya lebih dikenal. Ihsan diharapkan akan mampu mendukung Dapil 5 mencapai target dua kursi dari total sembilan kursi yang diperebutkan.
Baca Juga: Berkas 3 Tersangka Pungli Korban Tsunami Banten Diserahkan ke Kejaksaan
Kontributor : Sri Handayani
Tag
Berita Terkait
-
Sabtu Malam, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas sampai 1,3 Kilometer
-
Siasat Kampanye Tukang Las yang Jadi Caleg Pemilu 2019 di Gunungkidul
-
Perjalanan Politik Tukang Las di Gunungkidul Jadi Caleg PKS
-
Modal Semangat, Tukang Las di Gunungkidul Maju Jadi Caleg
-
Di Yogyakarta, Terjadi High Demand untuk New Toyota Veloz!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah