Suara.com - Ihsan Lahardi, tukang las di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menjadi Caleg untuk DPRD setempat dari PKS, mengakui memunyai modal pas-pasan.
Bahkan, Ihsan menuturkan tak memunyai uang untuk membentuk serta memberi honor tim sukses. Karenanya, ia memilih untuk mendatangi calon konstituen dari rumah ke rumah.
"Karena saya tidak punya modal, saya akan turun ke warga. Saya akan minta (suara) karena saya tidak punya (relawan)," kata Ihsan ketika ditemui di rumahnya, Mendak RT1/RW7, Kelurahan Girisekar, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Sabtu (2/3/2019).
Menurut Ihsan, ada 5.700 pemilih yang terdaftar untuk Pemilu 2019 di wilayah Girisekar. Ia memprediksi, 60 persennya masih belum mengenal dirinya.
Meski sudah tinggal di Gunungkidul selama 20 tahun, ia bukan asli Jawa. Ia juga tak fasih berbahasa Jawa. Hal ini dinilai sebuah keunikan.
Mendatangi warga satu per satu merupakan cara yang dianggap efektif. Ia mendata masyarakat berpendidikan tinggi, dan mendatangi mereka satu per satu.
Warga yang berpendidikan tinggi, kata dia, umumnya tak mau disogok dan berharap dapat mengetahui pemikiran-pemikiran para caleg.
"Kalau door-to-door, saya mencatat. Mungkin kalau rakyat kecil, (disogok) pakai uang. Jadi saya catat yang berpendidikan tinggi, PNS. Mereka kan enggak mungkin (disogok) pakai uang. Makanya kerja keras sekali, karena waktunya sudah mepet. Tapi saya serahkan pada takdir," ujar dia.
Kerja keras Ihsan mengumpulkan suara sempat terhambat. Ia sempat sakit selama sebulan. Terapis yang mengobatinya menyebut ada saraf yang terjepit. Ia mengakui baru dapat berjalan dan beraktivitas secara normal pada empat hari terakhir.
Baca Juga: Pelaku UMKM Akui Mulai Rasakan Manfaat Aplikasi Fintech Netzme
Tak hanya warga, Ihsan juga memperkuat basis massa di kalangan tukang las. Setidaknya sudah 30 bengkel las ia datangi. Ia memprediksi setiap bengkel dapat menyumbangkan minimal dua suara.
"Insya Allah komunitas bengkel ini akan kami datangi, terutama yang ada di Panggang," ujar dia.
Ihsan menetapkan target suara cukup tinggi di Girisekar. Dari 5.700 orang calon pemilih, ia berharap memperoleh setidaknya 3.000 suara.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
-
Perjalanan Politik Tukang Las di Gunungkidul Jadi Caleg PKS
-
Modal Semangat, Tukang Las di Gunungkidul Maju Jadi Caleg
-
Diajak Tidur Istri, Riyanto Malah Nekat Gantung Diri di Kandang Sapi
-
Ngamar Siang Bolong, Wanita Ini Histeris Sembunyi di WC Hotel
-
Gunungkidul Diteror Hewan Penghisap Darah, Ini Faktanya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
-
Punya Daya Tarik Rasa dan Visual, Mayoritas Vape di Indonesia Dikemas dengan Desain Ramah Remaja
-
Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung
-
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri
-
Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!