Suara.com - Cawapres Nomor Urut 1 Maruf Amin menyatakan sudah siap menghadapi Debat ketiga Pilpres 2019, pada 17 Maret mendatang. Dalam debat ketiga itu, Maruf Amin bakal head to head melawan Cawapres nomor undi 2 Sandiaga Uno.
"Kalau ditanya soal kesiapan, Insya Allah sudah siap. Saya sudah siap," kata Maruf Amin menjawab pertanyaan wartawan seusai berziarah ke makam Syekh Quro, di Komplek Masjid Agung, Karawang, Sabtu (2/3/2019).
Menurut Maruf, seperti diberitakan Antara, debat capres ketiga akan menampilkan tema soal pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, dan budaya.
Sebelumnya, dalam kunjungan ke Kota Ciamis beberapa hari lalu, Kiai Maruf mengatakan bahwa persiapan debat ketiga ini bersamaan dengan dirinya mengunjungi beberapa daerah.
Pada sela-sela waktu kunjungan tersebut, Mustasyar PBNU ini bakal mendalami materi dan persiapan teknis lainnya.
Maruf juga menegaskan posisinya mendampingi calon presiden petahana, dipastikan bakal berbicara perihal keberhasilan pemerintah selama empat tahun belakangan ini.
Pada lain sisi ia menegaskan, dirinya juga telah menyiapkan sejumlah gagasan untuk menambah manfaat dari program yang sudah dijalankan.
"Menurut saya pemerintah sekarang ini sudah menempatkan landasan baik. Pendidikan dan kesehatan memperoleh perhatian, tenaga kerja, baik pelatihannya maupun perlindungan, juga mencari lapangan kerja," katanya.
Sebelumnya, Kiai Maruf juga sempat berbicara menanggapi pernyataan Sandiaga Uno yang akan bersikap hormat saat berhadapan pada debat nanti.
Baca Juga: Soal Target di Piala Presiden 2019, Mitra Kukar Sadar Diri
Menurut dia, hal itu tak perlu dilakukan lantaran dia dan Sandiaga statusnya sejajar ketika berada di atas panggung.
Ia menilai, Sandiaga bersikap biasa saja dan tak perlu sungkan karena usia dirinya jauh lebih tua.
"Yang penting laksanakan dengan santun, sopan. Bukan hanya Pak Sandiaga ke saya, saya juga yang tua ke yang muda harus saling menghormati," ujar Maruf.
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Ternyata Pernah Kena PHK dan Jadi Pengangguran
-
NU Rekomendasikan Hapus Istilah Kafir, Ini Respons Ma'ruf Amin
-
Baliho Jokowi - Ma'ruf Amin Dirusak dan Ditulisi PKI
-
BPN Ingin Kotak Suara Dititip di Koramil, LIPI: Usulan Ini Harus Direspons!
-
PKS Serahkan Nama Cawagub Pengganti Sandiaga ke Anies, Ini Namanya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat