Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto diam-diam menceritakan peristiwa Mei 1998 ke Amien Rais. Prabowo disebut-sebut terlibat dalam penculikan aktivis pada era reformasi Mei 1998.
Prabowo mengatakan, terkait Mei 1998 hanya menjadi pembahasan internal dirinya. Bahkan tak jarang peritiwa yang sudah berlangsung 20 tahun lebih itu beberapa kali menjadi bahasan menarik tat kala ia bertemu dengan tokoh reformasi dan Pendiri PAN, Amien Rais.
"Dalam ruang tertutup kadang-kadang saya sampaikan ke Pak Amien Rais tapi ke khalayak ramai masih belum mau mengungkapkan, nanti-nanti lah apalagi banyak kamera TV di sini jangan," kata Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).
Prabowo tidak mau mempermasalahkan kembali soal peristiwa tersebut. Prabowo tetap akan menjadikan ingatannya soal Mei 1988 sebagai ranah pribadi.
"Saya tidak mau mempermasalahkan masa lalu tapi hanya kita tidak boleh masuk ke lubang yang sama berkali-kali kan, kira begitu," tutur Prabowo.
Sebelumnya Prabowo sempat ingin menuliskan sebuah buku bertemakan Mei 1998. Namun dengan alasan yang sama, ia enggan memastikan kapan kiranya buku tersebut mulai bisa ia tulis. Ia bahkan sampai berkelakar jika nantinya buku yang ia tulis bakal menjadi best seller.
"Suatu saat izin pelan-pelan sekarang sudah terungkap. Suatu saat mungkin saya tulis buku tapi nanti saja kalau saya butuh uang supaya populer begitu, sekarang butuh uang juga. Saya kira buku saya agak best seller nanti ya apa yang terjadi, saya pun bertanya tanya apa yang terjadi," ujar Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini