Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia atua PSI Guntur Romli menilai kasus penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengingatkannya dengan pasukan Nazi Hitler yang kejam. Menurutnya, ada kesamaan antara pasukan Nazi Hitler dengan kasus Andi Arief saat ini.
Melalui akun Twitter pribadi miliknya @GunRomli, Guntur menyebut Partai Demokrat banyak sekali mendapatkan keuntungan dari Andi Arief yang kerap menyampaikan cuitan di media sosial yang keras. Ia menduga lontaran cuitan Andi yang keras selama ini karena berada dalam pengaruh narkoba.
“Demokrat diuntungkan dengan twit2 @AndiArief__ selama ini yg keras & ngawur yg bisa diduga kuat dalam pengaruh narkoba. Jadi ingat pasukan Nazi Hitler yang kejam karena pengaruh sabu pervitin,” cuit Guntur seperti dikutip Suara.com, Senin (4/3/2019).
Jika segala dugaan Guntur adalah sebuah kebenaran, maka memang sosok Andi Arief sengaja disiapkan oleh Partai Demokrat yang memiliki peran khusus dan berani mati dengan pengaruh narkoba. Cara ini sama persis seperti yang digunakan oleh Hitler dalam menyusun pasukannya.
“Kalau benar ada kesengajan si @AndiArief__ ini berperan khusus & ‘berani mati’ tapi dengan pengaruh narkoba, maka ini cara Nazi Hitler menyusun pasukannya dengan nyekokin sabu jenus pervitin,” ungkap Guntur.
Untuk diketahui, Andi Arief ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Senin (4/3/2019). Dari hasil penangkapan itu, didapati barang bukti narkoba beserta alat hisapnya.
Dari hasil pemeriksaan urine, diketahui Andi Arief positif telah menggunakan narkoba jenis sabu. Di lokasi penangkapan, ditemukan sebuah tas milik perempuan, ta situ diketahui milik seorang artis berinisial CJ.
"Iya benar, informasi yang kalian (wartawan) dengar," kata Wadir Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Krisno Halomoan Siregar membenarkan.
Namun, dalam konferensi pers Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal menegaskan dalam kasus ini pihaknya hanya mengamankan satu orang. Tidak ada wanita yang ditangkap bersamaan dengan Andi Arief.
Baca Juga: Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Andi Arief Hanya Korban
“Laporannya di TKP diamankan 1 orang, kata siapa ada perempuan? Jangan percaya informasi yang belum tentu kebenarannya,” ungkap Iqbal.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029