Suara.com - Polisi meringkus seorang lelaki paruh baya bernama Guntoro (64) lantaran diduga telah melakukan aksi penganiayan terhadap istrinya, Sri Wahyuni (44). Dalam kasus ini, motif Kakek Guntoro menganiaya lantaran sakit hati karena korban diduga selingkuh dengan lelaki lain.
Aksi penganiayaan itu terjadi saat korban selesai melaksanakan ibadah salat Magrib di rumahnya di kawasan Banyuwangi, Jawa Timur pada Kamis (28/2/2019). Saat itu, Guntoro langsung menyeret istrinya ke dalam kamar untuk dianiaya dengan cara menyudutkan bara api rokok ke wajah korban. Tak hanya itu, pelaku juga sempat mengalungkan sebilah celurit seraya mengancam mau membunuh sang istri.
"Saat itu korban disuruh duduk, dan diancam akan dibunuh jika tidak mengakui jika telah selingkuh dengan lelaki lain," kata Penyidik Polsek Kencong Bripka Ahmad, Senin (4/3/2019).
Namun korban tidak mengakui, dan tidak menuruti keinginan tersangka. Akibat dari penganiayaan itu, korban pun harus mengalami trauma karena diancam, dan luka di bagian pipi sebelah kiri bekas sundutan rokok.
"Karena merasa terancam dan sakit akibat luka yang dialami, korban pun melarikan diri, dan meminta bantuan kepada ibunya, lalu pelaku pun mengejar, dan kemudian korban ditampar. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kencong," kata dia seperti dikutip Suarajatimpost.com--jaringan Suara.com
Atas perbuatannya itu, Kakek Guntoro telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia terancam penjara selama lima tahun sebagaimana Pasal 44 ayat (1) UU RI No.23 Tahun 2004 Tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga Sub Pasal 335 ayat (1) ke 1e KUHP.
Sumber: Suarajatimpost.com
Berita Terkait
-
Ditangkap Kasus Narkoba, Gerindra: Andi Arief Hanya Korban
-
Tim Puslabfor Masih Telisik Jejak Sabu Andi Arief di Hotel Peninsula
-
Digerebek Saat Habis Nyabu, Andi Arief Panik dan Buang Bong ke Kloset
-
Andi Arief Ditangkap Polisi saat Bareng Wanita di Hotel, Diduga Artis
-
Saking Cinta Lelaki Selingkuhannya, Mistoyo Diracun Istrinya Pakai Sianida
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan