Suara.com - HD, lelaki yang ditemukan bersimbah darah bersama perempuan berinisial SN di vila kosong di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diduga menjalani hubungan perselingkuhan. Saat ditemukan warga, sebuah pisau masih menancap di leher HD.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menduga jika hubungan perselingkuhan itu sudah dijalin keduanya cukup lama.
"Kasusnya masih didalami, untuk hubungan keduanya diduga pernah jadi pasangan selingkuh sejak 3 tahun lalu," kata Ita, Rabu (6/3/2019).
Dari penyelidikan sementara, peristiwa itu bermula saat HD hendak menjanjikan uang Rp 2 juta kepada SN untuk biaya pernikahan pada Selasa (5/3/2019) malam. Kemudian, kata Ita, HD meminta agar SN menemui dirinya di vila kosong di daerah Citeko. Saat menuju vila tersebut, SN didampingi sang kakak.
"Setelah sampai, kakak SN disuruh menunggu di warung, sementara korban bertemu dengan pelaku (HD) di vila. Tidak lama, SN keluar dari vila dengan luka sayat di leher dan luka tusukan di bagian perut sambil minta tolong," katanya.
Saat melarikan diri ke keluar lokasi vila dalam kondisi bersimbah darah, SN sempat dikejar lelaki selingkuhannya itu sambil menenteng sebilah pisau. Menurutnya, SN sempat melakukan perlawanan terhadap terduga pelaku tersebut. Tragisnya, HD malah terluka dengan senjata tajam yang dibawanya tersebut.
"HD mengalami luka tusukan di leher kiri dengan pisau yang masih menancap dan sekarang mereka masih dirawat di RSPG Cisarua," kata dia.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif penusukan yang diduga dilakukan SN kepada kekasih gelapnya itu.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: 3 Alasan Orang Indonesia Memilih Operasi Lasik di Luar Negeri
Berita Terkait
-
Cemburu Lihat Panggilan Masuk di HP Istri, Ahmad Zulkarnaen Gantung Diri
-
Diracun Istri yang Berselingkuh, Lambung Mistoyo Ada Sianida 0,072 Persen
-
Pedagang Ayam Gunakan Parkiran SD buat Pesta Sabu
-
Cinta Terlarang Peracik Sianida, Bunuh Suami Setelah Sebulan Berselingkuh
-
Besok Jalani Rehab, Polisi Serahkan Andi Arief ke BNN
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara