Suara.com - Rumah Robertus Robet masih dipantau oleh tentara dan polisi berpakaian preman atau non pakaian dinas. Padahal Robertus Robet sudah dilepaskan polisi, meski dia masih jadi tersangka penghinaan TNI.
Salah satu tentara yang wara wiri di depan rumah Robertus Robet di kawasan Depok itu. Kepada Suara.com, lelaki berbadan tegap itu mengakui jika rumah Robertus Robet dijaga sejak semalam sampai siang ini.
"Sejak malam lokasi perumahan ini dijaga anggota polisi dan TNI, kami jaga-jaga saja," ucap salah satu aparat dari TNI yang tak ingin disebutkan nama dan pangkatnya di lokasi perumahan tersebut, Jumat (8/3/2019).
Sejak dibebaskan dari pemeriksaan oleh polisi di Mabes Polri, semalam Robertus Robet belum pulang ke rumah.
"Sejak malam sampai sekarang belum pulang," ucapnya.
Sementara itu, Komandan Regu Petugas keamanan Perumahan Mutiara Depok Galih menuturkan bahwa sejak diamankan polisi Robertus Robet belum kembali ke rumahnya.
"Saya baru serah terima tugas dari malam ke pagi bahwa pak Robet belum pulang ke rumahnya. Kemungkinan kosong," kata Galih.
Pantauan Suara.com di rumah Robertus Robet nampak hanya kendaraan roda dua dan empat yang terpakir. Sedangkan rumah satunya lagi milik Robertus Robet di Blok DA1 pun sama hanya ada dua kendaraan bermotor. Selain itu, pihak keluarga dan pembantunya pun terlihat tidak keluar dari dua rumah milik Robet tersebut.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Sandiaga Bela Robertus Robet Dituduh Hina TNI: Itu Bentuk Ekspresi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Darah Tumpah di Caracas, 75 Tewas Saat Pasukan AS Serbu dan Tangkap Presiden Maduro
-
Wagub Babel Dicecar 10 Jam di Bareskrim, Misteri Ijazah Sarjana Terkuak?
-
Yusril Sebut Batas Kritik dan Hinaan di KUHP Baru Sudah Jelas
-
Update Terbaru Kompleks Haji Indonesia di Arab Saudi, Siap Meluncur Tahun Ini
-
Rugikan Negara Rp16,8 Triliun, Isa Rachmatarwata Dipenjara 1,5 Tahun
-
'Raja Bolos' di MK: Anwar Usman 113 Kali Absen Sidang, MKMK Cuma Kirim Surat Peringatan
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
AS Ancam 'Serang' Iran, Senator Sebut Rezim Teheran Mirip dengan Nazi
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya