Suara.com - Tim sukses Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin menilai, aksi Capres nomor undi 2 Prabowo Subianto yang melepas baju sehingga hanya memakai kutang saat berkampanye adalah sikap tak menjaga etiket.
Direktur Kampanye TKN Jokowi – Maruf Amin, Benny Rhamdani menilai aksi buka baju Prabowo sebenarnya untuk mengimbangi spontanitas Jokowi yang pulang kerja dari istana memakai kereta rel listrik.
Namun, kata Benny, aksi spontanitas Prabowo justru menunjukkan yang bersangkutan tak bisa menjaga sikap.
"Prabowo kurang mampu menjaga diri bahwa beliau pemimpin. Pemimpin itu kan harus menjaga diri dari adab, etik, kesantunan yang secara kultural dan masih sangat kuat di masyarakat kita," kata Benny di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).
Benny paham betul aksi melepas baju yang dilakukan Prabowo tersebut merupakan tradisi dari seorang komandan kepada anak buahnya di dunia militer.
Tapi, karena itu pula Benny mengkhawatirkan calon pemimpin bangsa tersebut tidak bisa melepas watak kemiliterannya.
"Yang berbahaya adalah, ketika negara dikendalikan oleh orang yang sekalipun sudah bukan militer aktif, tapi bisa mendemonstrasikan watak-watak militeristiknya," ujarnya.
Untuk diketahui, Prabowo tertangkap kamera menyapa masyarakat Subang, Jawa Barat di bawah guyuran hujan pada Rabu (6/3/2019).
Saat itu, Prabowo tengah menyapa masyarakat Subang dari mobilnya. Tak sedikit masyarakat yang kemudian menjulurkan tangan ke arah Prabowo untuk bisa bersalaman tangan.
Baca Juga: Bangkit dari Ketertinggalan, Satria Muda Gilas NSH Jakarta
Tak lama kemudian Prabowo tiba-tiba melepaskan kemeja safari andalannya yang berwarna cokelat dan dilemparkan ke tengah-tengah masyarakat.
Berita Terkait
-
Menggemaskan! Ini Ekspresi Rafathar Saat Dikasih Sepeda Jokowi
-
Kasus Robertus Robet, Moeldoko: Kritik Boleh Tapi Jangan Langgar Aturan
-
Prabowo: Kalau Jadi Presiden, Saya Kejar Koruptor Sampai ke Padang Pasir
-
Terobos Paspampres untuk Mengadu, Ibu Ini Pingsan di Hadapan Jokowi
-
Ini Tiga Hoaks yang Dilaporkan Timses Jokowi ke Mabes Polri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker