Suara.com - Sebanyak 319.659 surat suara telah tiba di Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta. Saat ini KPU sedang melakukan proses penyortiran dan pelipatan.
Ketua KPU Kota Yogyakarta mengatakan surat suara yang tiba di gudang merupakan surat suara untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Surat tersebut telah tiba pekan kemarin, namun baru dapat dilakukan penyortiran hari ini.
"Jumlah surat suara 319.659 lembar atau 632 box. Kita baru menerima DPR RI. Datangnya Sabtu. Kita baru mulai, DIY baru kota saja," kata Hidayat di Gudang KPU Kota Yogyakarta, Banguntapan, Bantul, Rabu (13/3).
Saat ini KPU Kota Yogyakarta masih menunggu pengiriman surat suara untuk pemilihan presiden, wakil presiden, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, DPRD tingkat provinsi, dan DPRD tingkat kabupaten.
Proses penyortiran dan pelipatan baru dimulai hari ini dan ditargetkan selesai dalam tujuh hari.
"Kita masih ada jadwal itu masih sampai sekarang adalah 27 Maret. Sehingga masih ada waktu untuk sortir lipat untuk DPR," kata Hidayat.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
-
Ketua Panelis Debat Pilpres: Semoga Bisa Munculkan Pertanyaan Berkualitas
-
Debat Ketiga Pilpres, KPU Kurangi Jumlah Undangan Penonton
-
Cegah Keributan di Lokasi Debat Pilpres, KPU Akan Bentuk Komite Damai
-
Perkuat Materi Debat Ketiga, KPU Gelar FGD dengan Sembilan Panelis di Hotel
-
Amien Rais: Bila Jokowi Terbukti Curang, Kita Geruduk KPU dan Presidennya
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!
-
Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!
-
Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI