Suara.com - Pembebasan Siti Aisyah sebagai terdakwa pembunuhan Kim Jong Nam Kakak tiri pemimpin Korea utara Kim Jong-un, mendapat sambutan dari warga Desa Sindangsari Kecamatan Pabuaran Kabupaten Serang Banten pada Selasa (12/3/2019) malam.
Bahkan, Siti Aisyah yang tiba sekitar 21.40 WIB pingsan saat berada di kediamannya tersebut, lantaran banyak warga yang menyambut kedatangannya.
"Memang saat di Jakarta juga sempat pingsan. tidak ada wawanca untuk Siti Aisyah. Cuma itu mengucapkan terima kasih," kata perwakilan keluarga Aisyah, Indra Mutai Artajaya, Selasa (12/3/2019).
Lebih lanjut, Indra mengemukakan, Siti diduga alami kelelahan selama perjalanan dari Jakarta menuju kota Serang. Lantaran kejadian tersebut, Indra menyampaikan permintaan maaf kepada awak media karena tidak bisa mewawancara Siti.
"Mohon maaf karena tidak bisa diwawancarai. Tadi kan melihat sendiri, keadaan sekarang dia (Siti) pingsan jadi tidak bisa berbuat apa-apa. dari kemarin lelah dari jakarta juga. karena itu mohon maaf, siti Aisyah tidak bisa diwawancara," jelasnya.
Sebelumnya, Siti bertemu dengan Presiden Jokowi atau Joko widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/3/2019) siang. Siti diterima Jokowi di ruang kredensia sekitar pukul 14.20 WIB. Dalam pertemuan itu, Siti didampingi oleh kerabat keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi