Suara.com - Forum Betawi Rempug (FBR) minta Jokowi pajang tokoh Betawi di mata uang baru. Hal itu dikatakan FBR saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (13/3/2019).
Presiden yang didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno menerima para pimpinan organisasi kemasyarakatan Betawi ini di ruang Garuda Istana Bogor sekitar pukul 10.30 WIB.
Ketua Umum FBR Luthfi Hakim mengatakan kedatangannya ke Istana Bogor ini hanya silaturahim sebagai rakyat biasa kepada pemimpin negara.
"Alhamdulillah Pak Jokowi berkenan menerima silahturahim kami, dari sekian banyak masyarakat adat dan kami salah satunya sebagai masyarakat Betawi," ujar Lutfhi kepada wartawan usai diterima Presiden Jokowi.
Lutfhi juga mengatakan kedatangannya ke Istana Bogor ini juga ingin mengucapkan terima kasih atas kepedulian Jokowi terhadap budaya Betawi, sejak menjabat Gubernur (DKI Jakarta) hingga Presiden.
"Presiden masih punya kepedulian terhadap budaya Betawi, contohnya sederhana akan ada pencetakan uang baru, kami masyarakat Betawi meminta setidaknya ada satu ikon atau tokoh betawi di mata uang baru," ucapnya.
Lutfhi mengungkapkan bahwa sepanjang Indonesia merdeka tidak ada ikon dan tokoh masyarakat Betawi ditampilkan di mata uang rupiah.
"Kami minta satu diberi dua, pada uang kertas 100 ribuan dan dua ribuan. uang kertas 100 ribuan ikon budaya tari topeng Betawi.dan dua ribuan ada tokoh Betawi Muhammad Husni Thamrin," jelasnya. (Antara)
Baca Juga: Emak-emak Teriak Ada Bom di Rumah Aspirasi Jokowi - Maruf Disebut Trauma
Berita Terkait
-
Tsamara Kritik Ide Link and Match Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja Sandiaga
-
CEK FAKTA: Angka Pengangguran Era Jokowi Terendah Sejak Reformasi, Serius?
-
Maruf Amin: Infrastruktur Langit untuk Start Up dan Unicorn
-
Maruf Amin Janji Turunkan Stunting 10 Persen Selama 5 Tahun
-
Jokowi Tagih Janji Dapat Suara 80 Persen di Tapanuli Tengah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan