Suara.com - Seorang warga di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan menyerang posko jaga Satuan Sabhara Polres Sidrap dengan menggunakan parang. Belakangan diketahui pemuda tersebut mengalami gangguan jiwa.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, serangan tersebut mengakibatkan beberapa anggota berhamburan. Pelaku sempat diamankan.
"Anggota yang sedang berjaga di pos jaga sigap dan usai menyerang, pelaku langsung lari ke lapangan," ujar Dicky seperti diberitakan Antara, Kamis (21/3/2019).
Dicky menerangkan, pelaku tersebut bernama Syarifuddin (32), warga Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Majjelling, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.
Pelaku diketahui memiliki gangguan kejiwaan setelah adanya pemeriksaan resmi dan dibuatkan surat pernyataan dari dokter ahli di Rumah Sakit (RS) Nene Mallomo, Sidrap.
"Pelaku memiliki gangguan kejiwaan dan sudah ada surat pernyataan resmi yang dikeluarkan dokter rumah sakit setempat," katanya.
Dicky menerangkan, sebelum anggota berhasil mengamankan pelaku penyerangan, petugas lebih dulu memberikan tembakan peringatan oleh anggota Satuan Sabhara Bripka Aminuddin dan Bripka Ardiansyah dari Satuan Lalulintas.
Pelaku langsung melepaskan parang yang digunakannya dan langsung diringkus oleh anggota. Pelaku selanjutnya dimasukkan ke dalam sel tahanan serta dibawa ke rumah sakit untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Sebelum diamankan sudah ada tanda-tanda jika pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan tetapi untuk memastikan kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan secara komprehensif," kata dia.
Baca Juga: Prabowo Akan Mudahkan Jalan Agar Perekonomian Nasional Bangkit
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan