Suara.com - Terkait tindakan admin Twitter @TokopediaCare yang me-retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo', pihak Tokopedia menilai itu merupakan aktivitas pihak yang tak bertanggung jawab.
"Setelah melakukan investigasi lebih lanjut, kami mendapati bahwa aktivitas tersebut berasal dari pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh SUARA.com, Jumat (22/3/2019).
Kini, pihak Tokopedia mengatakan tengah bekerja sama dengan pihak Twitter untuk menghapus kicauan serta mengamankan akun, sekaligus melakukan investigasi lebih lanjut.
"Saat ini, kami sedang bekerja sama dengan pihak Twitter, menghapus tweet dan mengamankan akun, sekaligus terus melakukan investigasi lebih lanjut," kata Nuraini Razak.
Selain itu, Tokopedia menegaskan netralitasnya, tidak berpihak serta tidak menjurus kepada pandangan politik apa pun. Mereka menghargai pilihan setiap masyarakat Indonesia.
"Kami juga ingin menegaskan bahwa Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pilihan setiap masyarakat Indonesia. Namun sebagai institusi, Tokopedia selalu netral dan tidak berpihak pada pilihan atau pandangan politik apapun," ujar Nuraini Razak.
Sebelumnya diberitakan, admin jejaring sosial Twitter @tokopediacare diduga me-retweet kicauan yang menyerukan untuk memulangkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi ke kota asalnya, Solo, Jawa Tengah.
Hasil retweet akun resmi layanan customer care Tokopedia tersebut tepergok oleh sejumlah warganet. Meski retweet itu disinyalir sudah dihapus, jejak digitalnya disebarkan oleh warga Twitter.
Dalam jejak digital tersebut, kicauan dari warga Twitter pengguna akun @CakKhum yang menyerukan warganet untuk me-retweet cuitannya untuk melancarkan perjalanan Jokowi ke Solo.
Baca Juga: Garuda Akui Sukar Batalkan Pembelian 49 Boeing 737 Max 8
"Kita tes nih yang ingin pulangkan JKW ke Solo. Retweet, kalau tembus 10 ribu retweet Insya Allah lancar perjalanannya ke Solo #17AprilGoodByeJokowi," cuit akun @CakKhum.
Akun @CakKhum juga menyelipkan tautan artikel di sebuah laman media daring (dalam jaringan--RED) dengan judul 'Gerindra: Insyaallah Jokowi akan Kita Pulangkan ke Solo'.
Nah, di bagian atas akun tersebut, terselip notifikasi bahwa akun TokopediaCare telah ikut me-retweet kicauan tersebut.
"TokopediaCare Retweet," demikian tertulis di notifikasi tersebut.
Sejumlah warganet ramai-ramai mempertanyakan maksud dari aksi retweet yang dilakukan oleh admin TokopediaCare sebagai akun layanan pelanggan Tokopedia.
"Balas donk @tokopediacare Apa maksudnya me-retweet ini????? Sejak kapan Toped turun ke politik? Soalnya udah mulai viral beritanya," kicau akun @kalenopi.
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal