- Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, pada hari Senin, 13 April 2026.
- Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia melalui langkah-langkah konkret yang berkelanjutan.
- Presiden Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Prabowo serta menegaskan kedekatan hubungan diplomatik antara kedua negara sahabat tersebut.
Suara.com - Presiden Vladimir Putin menerima kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Kremlin, Moskow, Rusia, Senin (13/4/2026) waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Prabowo serta ucapan terima kasih karena telah memenuhi undangan untuk datang ke Moskow.
"Yang Mulia Bapak Presiden, teman yang kami muliakan. Pertama izinkan menyampaikan terima kasih banyak paling tulus atas yang mulia sempat menerima undangan kami dan berkunjung ke Moskow," kata Putin sebagaimana ditayangkan dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Putin juga menyebut dirinya senang atas kehadiran Prabowo dan menilai komunikasi keduanya terus berjalan intens, bahkan menyebut Prabowo sebagai sahabat dekat.
"Yang Mulia, sahabatku yang baik. Sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat senang, bahwa kontak kami diadakan secara reguler dan mempunyai pengisian yang cukup berbobot beberapa waktu yang lalu kita telah terima deklarasi mengenai kemitraan strategis antara kedua negara kita," ujar Putin.
Ia menambahkan bahwa hubungan kedua negara terus diisi dengan langkah-langkah konkret yang memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Rusia.
"Dan saya sangat senang bahwa kita laksanakan langkah-langkah yang memberikan makna dan isi besar cukup besar kepada hubungan negara kita," kata Putin.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca Juga: Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
Berita Terkait
-
Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
1,5 Tahun Menjabat, Kepercayaan Publik pada Prabowo Tembus 75,1 Persen, MBG Jadi Faktor Utama
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru