Suara.com - Seorang ibu dan dua orang anaknya dibacok di Jalan Pancing Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Medan.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay mengatakan, korban yang mengalami luka-luka, yakni Ngatemi (60), Paramita Susanti (25) dan Riki Prapanca (23).
Belakangan diketahui pelakunya adalah SA (47) warga Titi Kuning Medan yang kini telah diamankan oleh pihak yang berwajib.
Peristiwa itu bermula ketika pelaku SA datang ke rumah korban dengan bermaksud mencari mantan istrinya yang berkerabat dengan Ngatemi.
"Saat berjumpa dengan korban, pelaku yang menenteng parang langsung menghujamkan ke tubuh wanita yang sudah lanjut usia (lansia) hingga terkapar bersimbah darah," ujar Daulay.
Ia mengatakan, korban mengalami luka bacok di tangan sebelah kiri, kaki sebelah kiri dan kepala.
Selanjutnya, kedua anak korban bernama Paramita dan Riki juga tidak luput menjadi sasaran amuk pelaku hingga disabet parang.
"Kemudian anak korban bernama Indra Gunawan (30) juga nyaris dibacok oleh pelaku, dan terpaksa melarikan diri, serta meminta pertolongan kepada warga," ucap dia.
Daulay menyebutkan, warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung meringkus pelaku.
Baca Juga: Dibacoki hingga Pingsan, Siswa SMP Dapat 19 Jahitan di Punggung
Petugas mendapat laporan kejadian kemudian turun ke TKP mengamankan pelaku, sedangkan korban dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Turut diamankan barang bukti satu buah parang dan gagang, serta sarung terbuat dari kayu yang bernoda darah, satu buah martil, satu buah tas ransel warna hitam, dua buah pisau, dan tiga buah tang," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP
-
Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?
-
Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!
-
Sempat Mangkir, Heri Black Kembali Dipanggil KPK di Kasus Suap Bea Cukai
-
Kejagung Lelang 308 Aset Koruptor: Ada Kursi Firaun Asabri hingga Tas Branded Harvey Moeis
-
Amien Rais: Rakyat Sudah Tidak Menyerang Gibran, Sekarang Dialihkan Semuanya ke Pak Prabowo