Suara.com - Warga di Kenagarian Taeh Baruah, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat digegerkan oleh perilaku menyimpang seorang oknum guru SD honorer berinisial YT yang terbongkar telah mencabuli sejumlah muridnya. Aksi itu terbongkar pada Rabu (27/3/2019) setelah keluarga korban mengepung rumah pelaku.
Dilansir dari laman Covesia.com (jaringan Suara.com), dari pengusutan polisi, aksi bejat itu diketahui telah berlangsung sejak 2017 lalu. Demi merayu murid-muridnya, sang guru cabul tersebut mengiming-imingi nilai bagus kepada muridnya hingga memberikan uang jajan Rp 5 ribu.
Bagi siswa yang menolak, maka diancam akan diberi nilai yang jelek.
"Perbuatan tersebut dilakukan tersangka di rumah dinas dan beberapa ruangan yang ada di sekolah. Salah satunya adalah ruang kepala sekolah," ujar Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Ilham Indarmawan seperti dilansir dari Covesia.com, Jumat (29/3/2019).
Ruang kepala sekolah itu dipakai sebagai ajang aksi cabul guru YT saat kepala sekolah tidak ada di sekolah. Pencabulan itu kadang juga dilakukan pelaku di rumah dinas guru yang lokasinya satu komplek dengan sekolah.
Kepada polisi, pelaku mengaku terakhir kali mencabuli muridnya adalah pada Sabtu malam, 2 Februari 2019 sekitar pukul 22.00 WIB. Pencabulan terakhir itu dilakukan pelaku di rumah dinas guru yang ditempatinya.
Korban akibat perilaku menyimpang guru YT itu dilaporkan mencapai 12 orang yang jumlahnya bisa saja bertambah. Di mana kasus ini masih dikembangkan kepolisian.
Gelagat Aneh
Masih dari Covesia.com, Karwidarsov selaku kepala SD tempat guru FY mengajar mengatakan, pelaku ternyata sudah menunjukkan gelagat aneh sejak 6 bulan terakhir.
Baca Juga: Ini Video Permintaan Maaf Ibu di Malang yang Dorong Anaknya dari Mobil
Ia sempat merekomendasikan YT untuk berhenti mengajar. Namun, ditolak oleh komite sekolah dan wali murid. Bahkan selepas itu, YT sering membawa pisau ke sekolah saat mengajar.
“Enam bulan yang lalu sudah saya rekomendasikan untuk berhenti, karena ada gelagat yang aneh-aneh dalam diri dia. Hanya saja apa itu saya tidak tahu. Bahkan saat rapat dengan komite sekolah dan wali murid, pernah saya rekomendasikan untuk diberhentikan. Tapi ditolak. Setelah itu, kerap kali dia bawa pisau ke sekolah dan mengajar," ungkap Karwidarsov kepada Covesia.com saat dikonfirmasi, Jumat (29/03/2019).
Dengan ditolaknya rekomendasi itu, Karwi mengaku susah untuk mengambil keputusan sepihak. Ditambah lagi keseharian YT di lingkungan sekolah terbilang cukup baik. Bahkan di mata para wali murid, ia adalah sosok yang kreatif dan pintar.
“Saya akui dia adalah orang yang pintar dan kreatif. Dia bisa komputer dan mengajar sangat cakap. Ditambah lagi dia aktif mengajar pramuka di sekolah. Makanya mudah mengambil hati komite sekolah dan wali murid. Tapi setiap melihat dia, ada saja hal mengganjal di hati saya. Ini guru ada hal yang aneh yang dia perbuat," kata Karwi.
Bahkan Karwi juga sempat memperingatkan YT untuk tidak membuka bimbel pada malam hari di rumah dinasnya. Sebab, yang diajar adalah anak-anak SD yang notabene masih kecil. Hal-hal buruk bisa saja terjadi pada malam hari.
"Pernah saya tegur untuk tidak membuka jam bimbel pada malam hari di rumah dinas. Ditambah lagi rumah itu di lingkungan sekolah. Tapi tidak digubris oleh YT," imbuh dia.
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Gauli Anak Kandung di Kamar Mandi
-
Ada 6 Korban, Guru SD Jambak Rambut Siswinya Lalu Dicabuli di Kelas
-
Nasib Pilu Siswi SMP di Kapuas Usai 6 Hari Kabur Bareng Pacar
-
Diburu Polisi, Caleg Cabuli Putri Kandung Terdeteksi Ada di Depok
-
Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar