Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat meninjau proyek pembangunan Stadion Papua Bangkit yang akan dipakai untuk penyelenggara PON 2020. Bersamaan dengan kunjungan itu, ratusan pelajar yang berasal dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama hingga Sekolah Menengah Atas memadati luar stadion.
Mereka rela memadati kawasan luar Stadion Papua Bangkit hanya untuk bisa bersalaman dengan Jokowi. Menurut pengamatan Suara.com, para pelajar tampak menunggu di dekat mobil Jokowi yang terparkir di depan pagar kawasan Stadion Papua Bangkit.
Selain masih mengenakan seragam sekolah, para pelajar itu juga terlihat membawa bendera plastik untuk menyambut kedatangan Jokowi di tanah Matahari Terbit.
Amelia (11) salah satu siswa SD Harapan mengaku ingin sekali bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia itu. Bocah perempuan itu mengaku ingin sekali menyampaikan terima kasih kepada Jokowi lantaran sudah membangun Papua.
"Kalau mau ketemu pak Presiden, mau ucapkan terima kasih karena telah membantu Papua," ucap Amelia.
Tak hanya Amelia, Paskal (9) siswi SD yang juga ingin bertemu dengan Jokowi. Paskal menuturkan dirinya rela berdiri berlama -lama agar bisa memiliki kesempatan untuk bertemu Jokowi.
"Aku kepingin sekali lihat langsung pak Jokowi, biasanya cuma lihat di televisi. Semoga bisa salaman sama pak Jokowi," kata Paskal.
Berita Terkait
-
Janji Ajak ke Jakarta, Anak SD di Papua Kompak Acungkan Satu Jari ke Jokowi
-
Presiden Jokowi Tetapkan 1 April Hari Penyiaran Nasional
-
Berkukuh Umrah, Korban First Travel Ancam Geruduk Istana Bogor
-
Jokowi Sibuk Kampanye, Wiranto: Masih Bisa Memberikan Perintah ke Menteri
-
Dianggap Berjasa di Banten, Jokowi Diberi Gelar Bapak Nelayan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Sidak Proyek Flyover Latumenten, DPRD DKI Soroti Penyempitan Lajur Picu Macet Parah
-
Kekerasan Aparat yang Berulang: Mengurai Jejak Pola Serupa dari Kasus Gamma hingga Arianto
-
Skandal Sertifikat K3: KPK Endus Aliran Uang Haram ke Pejabat Kemnaker dalam Penerbitan SKP
-
Program Bang Jasri Digelar Serentak, Polisi Bersih-Bersih Masjid dan Bagikan Takjil Selama Ramadan
-
Detik-detik Pajero Hantam JakLingko Setelah Seruduk Tiga Motor di Persimpangan Cilandak
-
Trauma Dihajar Oknum Aparat, 3 Pegawai SPBU Cipinang Takut Masuk Kerja: Dia Panggil Nama Saya
-
Danantara Gandeng Arm Limited, Indonesia Siap Jadi Produsen Chip!
-
Balita 3 Tahun di Sragen Dianiaya Ayah Kandung, Pemerintah Asesmen Pengasuhan KakekNenek
-
Kronologi Penangkapan Komplotan Curanmor Bersenpi di Jakbar: Polisi Sita Senjata Rakitan
-
KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Ini Alasannya