Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan nama-nama anggota legislatif yang telah memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada publik.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengemukakan hal tersebut usai menemui Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (2/4/2019).
Febri mengatakan pengumuman tersebut sekaligus menjadi sosialisasi aturan KPU yang mewajibkan calon anggota legislatif terpilih periode 2019-2024 untuk melaporkan harta kekayaannya.
"Jadi nanti rencananya kami akan undang KPU dan akan menyampaikan nama-nama itu," tutur Febri.
"Jadi mereka yang sudah terpilih harus melaporkan kekayaaannya dan itu sebagai syarat pelantikan. Tapi nanti tentu detailnya terkait aturan ini, teman-teman KPU yang akan menyampaikan," imbuhnya.
Selain itu, Febri juga mengungkapkan KPK bersama KPU juga tengah membahas ihwal upaya mengajak pemilih pemula, yakni kalangan milenial untuk turut serta menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019.
Namun, kata Febri, tidak hanya sekadar mengajak untuk memilih melainkan juga turut menyadarkan para pemilih pemula tersebut untuk memilih pemimpin yang jujur dan bersih.
"Tadi salah satu yang muncul adalah memerangi politik uang. Sebab, itu juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa pemilih harus jujur. Jujur dalam artian jangan pernah pilih orang-orang yang akan memberikan uang untuk membeli suara. Yang memberikan amplop jangan dipilih," katanya.
Baca Juga: Mobil Tertimpa Pohon Tumbang, Suyanto Tewas saat Masih Pegang Setir
Berita Terkait
-
Ada Cap Jempol di Amplop 'Serangan Fajar' Bowo Sidik, Ini Penjelasan KPK
-
KPK Baru Buka Tiga Kardus Uang 'Serangan Fajar' Bowo Sidik
-
Balques Manisang dan Tomy Ristanto Jadi Moderator Debat Pamungkas Pilpres
-
KPU Minta Rizieq Shihab Lapor Jika Punya Bukti Kecurangan Pemilu
-
Sumenep Diguncang Gempa, KPU Tetap Kirim Logistik Pemilu ke Sapeken
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba