Suara.com - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dradjad Wibowo merespons soal diragukannya keislaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Hal itu diklaim Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra disampaikan Habib Rizieq Shihab saat melakukan percakapan melalui aplikasi, Whatsapp.
Terkait hal itu, Dradjad mengaku tidak yakin jika Rizieq mengatakan kalau keislaman Prabowo tidak jelas. Dirinya meyakini kalau Rizeq mengetahui Prabowo sebagai sosok muslim yang baik.
“Yang jelas Prabowo salat. Ibadah dalam Islam dia jalankan. Saya yakin HRS (Habib Rizieq Shihab) juga mengetahui tentang hal ini,” kata Dradjad kepada Suara.com, Kamis (4/4/2019).
Djadjad juga menyampaikan, Prabowo tak pernah berpura-pura dalam mempercayai keyakinannya, yakni Islam.
“Selain itu, dia jujur dengan keislamannya. Tidak berpura-pura dengan menjadi imam salat dan sebagainya. Dan yang penting, Prabowo selama menjadi TNI aktif dan memegang komando kemiliteran itu tidak pernah menyakiti ulama dan umat Islam. Justru dia sangat membela,” sambungnya.
Terlepas dari keyakinannya tersebut, Dradjad justru menyoroti soal penyebaran percakapan Yusril dan Rizieq di Whatsapp. Dradjad prihatin ketika melihat langkah Yusril yang sampai menyebarkan percakapannya itu ke ranah publik.
“Dalam percakapan WA personal, ada unsur kepercayaan antar pihak yang terlibat. Percaya bahwa lawan bicara kita akan menghargai privasi kita. Kita percaya bahwa dia tidak akan menyebarkan percakapan tanpa kesepakatan bersama,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) mengungkap transkrip percakapan WhatsApp antara Yusril Ihza Mahendra dengan pihak yang diklaim sebagai Habib Rizieq Syihab. Dalam isi percakapan itu, Habib Rizieq disebut meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Sukmo menegaskan Yusril tak berbohong terkait pengakuannya soal Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo. Justru, menurut Sukmo, yang menuduh Yusril berbohonglah pihak yang sebenarnya menyebarkan kebohongan.
Baca Juga: BOPI Harapkan Liga 1 2019 Lebih Baik dari Piala Presiden
Berita Terkait
-
Soal Chat Rizieq, BPN Prihatin Melihat Cara Yusril Cari Muka ke Penguasa
-
Sebut Rizieq Berbohong Lewat Bukti Chat WA, BPN: Yusril Tak Punya Etika
-
Bela Habib Rizieq, Tim Pengacara Muslim: Yusril Ini Lebay
-
Yusril Dituding Adu Domba Rizieq Shihab dengan Kubu Prabowo
-
Soal Keislaman Prabowo, Fahri Hamzah: Jangan Bahas Keislaman di Publik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Usai Michael, Jaafar Jackson Bakal Main Film Supermax Bareng Will Smith
-
Review 910 Haze Tempo, Sepatu Lari Ringan dan Murah Buat Tempo Run
-
Shandy Hermanto, Kades yang Bangun Kantor Desa Megah Kini Jadi Tersangka Bus ALS
-
BNI Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Perkuat Akses KPR bagi Masyarakat
-
Kasus Mutilasi Tanah Merah Depok, Pelaku Buang Potongan Kaki ke Sungai Pitara untuk Hilangkan Jejak
-
Meski Ekonomi RI Melambat, IHSG Tetap Nyaman di Level 6.300
-
Polemik Biaya Makan Pejabat: MBG untuk Rakyat, Jamuan Mewah untuk Pejabat?
-
Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan
-
Timnas Indonesia Layak Kalah dari Vietnam, John Herdman Dituding Arogan!
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM