News / Nasional
Kamis, 04 April 2019 | 18:43 WIB
Capres 02 Prabowo Subianto saat berkampanye di kawasan wisata Pantai Padang, Selasa (2/4/2019). [Covesia/ Primadoni]

Suara.com - Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN), Dradjad Wibowo merespons soal diragukannya keislaman Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Hal itu diklaim Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra disampaikan Habib Rizieq Shihab saat melakukan percakapan melalui aplikasi, Whatsapp.

Terkait hal itu, Dradjad mengaku tidak yakin jika Rizieq mengatakan kalau keislaman Prabowo tidak jelas. Dirinya meyakini kalau Rizeq mengetahui Prabowo sebagai sosok muslim yang baik.

“Yang jelas Prabowo salat. Ibadah dalam Islam dia jalankan. Saya yakin HRS (Habib Rizieq Shihab) juga mengetahui tentang hal ini,” kata Dradjad kepada Suara.com, Kamis (4/4/2019).

Djadjad juga menyampaikan, Prabowo tak pernah berpura-pura dalam mempercayai keyakinannya, yakni Islam.

“Selain itu, dia jujur dengan keislamannya. Tidak berpura-pura dengan menjadi imam salat dan sebagainya. Dan yang penting, Prabowo selama menjadi TNI aktif dan memegang komando kemiliteran itu tidak pernah menyakiti ulama dan umat Islam. Justru dia sangat membela,” sambungnya.

Terlepas dari keyakinannya tersebut, Dradjad justru menyoroti soal penyebaran percakapan Yusril dan Rizieq di Whatsapp. Dradjad prihatin ketika melihat langkah Yusril yang sampai menyebarkan percakapannya itu ke ranah publik.

“Dalam percakapan WA personal, ada unsur kepercayaan antar pihak yang terlibat. Percaya bahwa lawan bicara kita akan menghargai privasi kita. Kita percaya bahwa dia tidak akan menyebarkan percakapan tanpa kesepakatan bersama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) mengungkap transkrip percakapan WhatsApp antara Yusril Ihza Mahendra dengan pihak yang diklaim sebagai Habib Rizieq Syihab. Dalam isi percakapan itu, Habib Rizieq disebut meragukan keislaman capres Prabowo Subianto. Sukmo menegaskan Yusril tak berbohong terkait pengakuannya soal Habib Rizieq yang meragukan keislaman Prabowo. Justru, menurut Sukmo, yang menuduh Yusril berbohonglah pihak yang sebenarnya menyebarkan kebohongan.

Baca Juga: BOPI Harapkan Liga 1 2019 Lebih Baik dari Piala Presiden

Load More