Suara.com - Koalisi Indonesia Adil Makmur meminta agar peretasan telepon genggam (HP) milik pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dihentikan.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pihaknya hingga kini belum mengetahui siapa dalang dari peretasan HP di kubunya itu. Muzani menilai tindakan peretasan tersebut merusak sistem demokrasi di Indonesia.
“Sampai sekarang kami tidak tahu peretasan itu dilakukan oleh siapa dan kami berharap agar hal praktik seperti ini dihentikan, karena hal itu tidak mendewasakan dan tidak produktif bagi upaya perbaikan demokrasi yang sedang kita bangun,” ujar Muzani di Media Center Prabowo - Sandi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019) malam.
Muzani menegaskan, kasus peretasan hingga pengkloningan akun media sosial pendukung Prabowo - Sandiaga telah merugikan pihaknya. Ia menganggap tindakan tersebut menganggu kegiatan dan privasi dari rekannya.
“Peretasan handphone yang dilakulan terhadap para tokoh yang berafiliasi dengan paslon 02 sangatlah merugikan kami karena peretasan itu kemudian mengganggu privasi,” kata Muzani.
Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni paslon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin dan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Sedangkan pencoblosan di Pemilu 2019 akan berlangsung Rabu (17/4/2019) besok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper
-
Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia
-
Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah
-
Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Solusi Budget Tipis! Cek Tahun Daihatsu Xenia Bekas di Bawah 100 Juta yang Masih Layak Pinang
-
Kejagung: Status Tersangka Febrie Adriansyah Tetap Berlaku Meski Penyidikan Diambil Alih
-
Hino Perkuat Jaringan Logistik Jawa Timur dengan Dealer Baru di Banyuwangi
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
4 Inspirasi OOTD Y2K Summer Style ala Asa BABYMONSTER yang Playful Abis!