Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin merilis aplikasi dan SMS centre untuk saksi di tempat pemungutan suara (TPS). Dua layanan tersebut diharapkan bisa membantu saksi dalam mengawasi jalannya Pemilu.
Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Saksi TKN Jokowi - Maruf Amin, Lukman Edy saat konferensi pers jelang pemilu bersama pimpinan TKN. Lukman Edi mengatakan, aplikasi tersebut bernama jamin saksi dan sudah bisa diunduh di Playstore. Ia menyebut aplikasi itu sengaja disiapkan untuk 890 saksi kubu Jokowi - Maruf.
"Kami rilis laporan saksi melalui jamin saksi namanya bisa di download di Playstore. Memang ini salah satu infrastruktur yg kami siapkan untuk saksi 01 di 890 lebih seluruh Indonesia," ujar Lukman di Rumah Cemara Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/4/2019).
Untuk sms centre, Lukman mengatakan saksi bisa melapor ke ke 90101. Layanan ini bertujuan sebagai pusat pelaporan, jika ditemukan kecurangan saat hari pencoblosan.
Selain itu tujuannya juga untuk mengawal hasil penghitungan jadi bisa mengetahui jumlah suara di tiap TPS.
"SMS centre 90101, dalam rangka untuk memberikan jaminan suara 01 itu bisa terkawal dgn baik termasuk mengawal agar hasil pemilihan presiden itu first time kami sudah dapat merekapnya," kata Lukman.
Selain dua layanan untuk saksi tersebut, Lukman mengatakan TKN juga sudah menyiapkan exit poll atau survei pemungutan suara.
Namun, berdasarkan aturan terbaru dari Mahkamah Konstitusi (MK), exit poll tersebut akan dipublikasi diatas pukul 15.00 WIB bersamaan dengan lembaga survei lain.
"Kami sudah siapkan infrastruktur untuk exit poll, semoha bisa kami sampaikan ke publik bersamaan dengan quick count yang akan disiarkan lembaga-lembaga survei," pungkas Lukman.
Baca Juga: BPN Prabowo - Sandiaga Siapkan Call Center untuk Laporan Saksi TPS
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam