Suara.com - Sebanyak 446 penyandang disabilitas mental di Panti Sosial Bina Laras, Kecamatan Grogol, Jakarta Barat ikut berpartisipasi pada pemungutan suara Pemilu 2019. Mereka tampak berantusias menggunakan hak pilihnya, Rabu (17/4/2019).
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, terdapat empat tempat pemungutan suara (TPS) di Panti Sosial Bina Laras Grogol yakni TPS 022, 126, 127 dan 128.
Untuk memudahkan klasifikasi pemilih para penyandang disabilitas mental, dikenakan kaUs berkerah dengan berbagai warna yang disesuaikan dengan TPS masing-masing, seperti warna ungu, oranye, hijau, dan merah.
Sebelum mereka menggunakan hak pilihnya, para penyandang disabilitas mental tersebut terlebih dahulu dahulu dikumpulkan di lapangan yang berada di depan Panti Bina Laras. Sambil menunggu, mereka diajak bernyanyi oleh pembina Panti Bina Laras. Sementara, sebagian diarahkan menuju bilik suara secara bergantian.
Setelah memasuki TPS, para penyandang disabilitas mental langsung dibantu oleh pendamping petugas TPS. Mulai dari pengenalan surat suara, cara mencoblos, memasukkan surat suara ke kotak suara, hingga mencelupkan jari ke tinta usai pencoblosan.
Ketua Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 022, Sunyoto mengatakan proses pemungutan suara di Panti Sosial Bina Laras Grogol sudah dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Menurutnya, sejauh ini proses pemungutan suara bagi penyandang disabilitas di TPS Bina Laras berjalan dengan kondisif.
"Cukup antusias untuk memilih. Sejauh ini kesulitan tidak ada, semua berjalan dengan baik sejauh ini juga enggak ada kendala," tutur Sunyoto di Panti Sosial Bima Laras, Grogol, Jakarta Barat.
Menurut Sunyoto, pihaknya sejauh ini belum menemukan adanya kesulitan yang berarti dalam menyelenggarakan pemungutan suara bagi penyandang disabilitas mental. Sebab, pihaknya bersama KPU sebelumnya telah melakukan sosialisasi dan simulasi pemungutan suara kepada para penyandang disabilitas mental.
"Sudah disosialisasikan, tapi untuk calon anggota legislatif segala macem, saya enggak bisa. Karena kita aja orang waras (bingung memilih) mana nih yang ini gitu kan. Lagi pula itu sudah disosialisasi dengan KPU langsung," kata dia.
Baca Juga: Kang Emil Pakai Ikat Kepala Biru Datang ke TPS buat Nyoblos
Berita Terkait
-
Korban Gempa dan Tsunami Palu Tak Mau Golput
-
Puluhan Kotak Suara Rusak karena Banjir, Warga Jambi Terancam Batal Nyoblos
-
Hari Pencoblosan, Keberadaan Ustaz Abdul Somad Pendukung Prabowo Misterius
-
Megawati: Alhamdulillah Telah Menjalankan Kewajiban Sebagai Warga Negara
-
Datangi TPS Bersepeda Motor, Anak Bungsu Ma'ruf Amin Nyoblos di Serang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter