Suara.com - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, menggunakan hak pilihnya di TPS 013, Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019). Ia didampingi oleh istri Annisa Pohan, serta anaknya Almira Tunggadewi.
AHY tiba di TPS sekitar pukul 11.42 WIB, dengan mengenakan kaos bertuliskan Jangan Golput. Kaos itu sengaja dipakai AHY sebagai ajakannya kepada berbagai kalangan, terutama kaum muda, agar dapat menggunakan hak pilihnya.
"Oleh karena itu, kita rayakan demokrasi ini di tanggal 17 bersama-sama dengan satu tujuan, dengan harapan yang besar bahwa Indonesia itu ke depan bisa semakin sejahtera, semakin adil, semakin bahagia warganya," kata AHY.
Tidak lupa AHY juga memberikan pesan kedamaian, agar tidak lagi ada perpecahan karena saling berbeda pandangan politik di Pemilu 2019.
Ia juga mengingatkan kepada para presiden dan wakil presiden serta calon anggota legislatif yang nantinya akan terpilih, untuk menepati segala janji kampanyenya kepada rakyat.
"Mudah-mudahan mereka semua menjadi pemimpin dan wakil rakyat yang amanah, yang adil, yang benar-benar mencintai rakyat dengan sepenuh hati. Jangan melupakan segala janji selama kampanye, segera diwujudkan dengan baik, sebisa mungkin, semaksimal apa yang bisa kita lakukan, semua untuk rakyat dan negara yang kita cintai," tuturnya.
Berita Terkait
-
Mau Nyoblos, Tahanan KPK Teriak: Prabowooo doonngg
-
Kekurangan Logistik, TPS Ini Pakai Kardus Bekas untuk Bilik Suara
-
4 Anak Rizieq Shihab Nyoblos di TPS 045 Petamburan
-
Ogah Golput Pemilu, Tahanan Polda Metro: Semangat Biar Ganti Presiden!
-
TPS Unik Gratis Soto sampai Ala Kondangan Ini Bikin Semangat Nyoblos !
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Arab Saudi Beri Perpanjangan Visa Gratis bagi Jemaah Umrah RI yang Terkendala Pulang
-
Jalankan Instruksi Zulhas, Fraksi PAN DPR Gelar Aksi Sosial Selama Ramadan
-
Diduga Dibeli dari Hasil Korupsi, 5 Mobil Operasional Tersangka Kasus Bea Cukai Disita KPK
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Ada Upaya Hambat Penyidikan Kasus Bupati Sudewo, KPK Buru Sosok Mastermind
-
Tingkatkan Kesehatan Mental Santri, Menag Minta Pesantren Hadirkan Tenaga Psikolog