Suara.com - Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan menangkap dua pria yang diduga sebagai pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan berhasil memperdaya korbannya.
"Kedua polisi gadungan itu kami tangkap setelah korbannya melapor ke polsek dan langsung dilakukan penyelidikan di lapangan," kata Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Sigit Prihanto seperti dilansir Antara di Banjarmasin, Sabtu (20/4).
Sigit mengatakan, pelaku diketahui bernama Tri Sukoco (30) dan Ruswanto (41). Keduanya warga Jalan Kampung Melayu Darat, Gang IAIN Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Kedua orang itu, melakukam kejahatannya pada Rabu (3/4), sekitar pukul 02.00 WITA di Jalan Pahlawan, di pinggir jalan turunan jembatan pasar lama Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Barang bukti yang berhasil diamankan polisi setelah pelaku ditangkap pada Kamis (11/4), sekitar pukul 16.00 WITA di rumah pelaku Tri itu, di antaranya satu telepon seluler merek Oppo dan satu sepeda motor jenis matik merek Honda Beat warna merah.
"Modus mereka adalah berpura-pura menjadi polisi dan menyetop pengendara sepeda motor untuk memeriksa kelengkapan surat menyurat kendaraan, apabila tidak lengkap korban disuruh pulang dengan jaminan HP (Handphone) dan sepeda motor, setelah itu dibawa kabur," tuturnya.
Atas kejadian tersebut, saat ini kedua polisi gadungan sudah diamankan di Polsek Banjarmasin Tengah guna menjalani proses hukum atas perbuatannya.
Hasil penyidikan sementara, kedua pelaku dilakukan penahanan dan dijerat dengan Pasal 372 atau 378 KUHP tentang Penipuan atau Penggelapan.
Baca Juga: Teror Warga Pakai Pistol Mainan, Pelarian Polisi Gadungan Berakhir di Atap
Berita Terkait
-
Teror Warga Pakai Pistol Mainan, Pelarian Polisi Gadungan Berakhir di Atap
-
Cekcok dengan Istri, Hakim Bakar Rumah Sendiri dan Tetangga
-
Belum Kampanye di Banjarmasin, Jokowi Diserang Hoaks
-
Jokowi Kampanye di Banjarmasin, Akibatnya 10 Penerbangan Delay
-
Kala Aksi Tipu Playboy Kampung Terkuak di Rumah Janda Buruannya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek