Suara.com - Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sementara tertinggal sekitar tiga juta suara dari pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin berdasarkan data penghitungan suara atau real count KPU hingga Selasa (23/4/2019) pagi pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan data KPU di situs Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) mencatat, pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin memperoleh suara sebanyak 16.491.838 atau setara dengan 55,07 persen dari suara yang masuk.
Sedangkan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno baru memperoleh 13.453.936 suara atau setara dengan 44,93 persen.
Perolehan suara kedua pasangan calon tersebut akan terus mengalami perubahan karena belum seluruh data dihimpun dari 34 provinsi di Indonesia oleh KPU RI melalui situs resminya.
Jika dibandingkan dengan data satu hari sebelumnya melalui situs yang sama, perolehan suara pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin mengalami kenaikan sekitar satu juta suara.
Hingga Pukul 9.30 WIB, KPU RI baru mencatat 158.170 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 813.350 TPS atau setara dengan 19,44 persen.
Situng KPU merupakan penghitungan resmi KPU RI menggunakan pemindaian form C1 dari setiap TPS di Tanah Air. Namun KPU tetap akan menggunakan perhitungan manual berjenjang untuk memutuskan penetapan hasil Pemilu 2019.
Pada penyelenggaran Pilpres 2014 KPU RI menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai peraih suara terbanyak dengan perolehan 70.997.85 suara atau 53,15 persen.
Sedangkan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa memperoleh suara sebanyak 62.576.444 atau setara dengan 46,85 persen. (Antara)
Baca Juga: Update Real Count KPU Pilpres 2019: Jokowi 55,09% - Prabowo 44,91%
Tag
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Menterinya Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Ramadhan
-
Posko TKD Jatim Dibanjiri Karangan Bunga dari Pendukung Jokowi
-
Presiden Jokowi Pimpin Sidang Kabinet di Istana Bogor
-
Prabowo: Dengan Kecurangan yang Luar Biasa, Kita Tetap Menang
-
Update Real Count KPU Pilpres 2019: Jokowi 55,09% - Prabowo 44,91%
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid
-
BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit