Suara.com - Siapkan Skenario Pengamanan saat Putusan Pemilu, Moeldoko Antisipasi Ancaman People Power?
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan, sudah menyiapkan skenario pengamanan yang akan dilakukan saat Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil akhir penghitungan suara Pemilu dan Pilpres 2019 pada 22 Mei.
Tanpa memerinci skenario tersebut, Moeldoko menegaskan skema pengamanan ditujukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk tertutama soal adanya pengerahan massa.
"Ya, kami telah menyusun skenario bagiamana mengantisipasinya saya kira sudahlah," ujar Moeldoko di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).
Moeldoko mengatakan, antisipasi tersebut didasarkan pada analisis dugaan kerawanan yang mungkin terjadi pascahari pencoblosan sampai pengumuman hasil akhir pemilu.
"Ya ada pasti ada kerawanan, tapi yang kami mau jelaskan tidak ada. Sebenarnya ini situasinya paradoks ya. Apa yang terjadi di dunia maya dengan yang ada di lapangan, berbeda. Kalau di dunia maya itu kayak mau perang saja, padahal di lapangan itu senang-senang,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Moeldoko Perlihatkan War Room Jokowi - Ma'ruf untuk Rekapitulasi Suara
-
Beda dengan Jokowi, Ini Alasan TKN Deklarasikan Kemenangan Paslon 01
-
Prabowo Syukuran, TKN Jokowi - Ma'ruf Akhirnya Ikut Klaim Menang Pilpres
-
Prabowo Klaim Menang 62 Persen, TKN Yakin KPU Profesional
-
Moeldoko Minta Masyarakat Tenang Sikapi Hasil Hitung Cepat Pilpres
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan