Suara.com - Jagat media sosial diramaikan oleh peredaran video sejumlah politikus memberikan sikap hormat ala presiden sembari lantang bersuara 'siap presiden' di hadapan Presiden Jokowi.
Video ini disebut-sebut oleh warganet sebagai video sindiran untuk Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, yang beberapa waktu lalu diberikan sikap hormat dan disebut presiden oleh pendukungnya.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @habibthink. Video berdurasi 45 detik itu telah disaksikan lebih dari 327 ribu orang dan menjadi perbincangan warganet.
Dalam video yang beredar, Jokowi sendiri tampak terkejut ketika juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi - Maruf, Adian Napitupulu, memberikan salam hormat sembari berkata "Siap presiden!" sebelum menyalami Jokowi. Aksi ini diikuti oleh para elite lainnya yang mengantre.
Banyak warganet yang menilai video tersebut menyindir Prabowo Subianto. Namun, warganet menilai, video tersebut bukanlah parodi.
"Hahaah benar-benar dalam kenanya tuh buat sebelah wkwkwk," kata @otong08531483.
"Bedanya ini presiden beneran, sono presiden kerta," ujar @vellynainggolan.
"Ini pleciden yang aslinya ya," ungkap @imelbox.
"Versi Istana Negara bukan versi Istana Kertanegara," kata @johanzrc.
Baca Juga: Video Siap Presiden Jokowi Viral, Adian Napitupulu Bilang Begini
"Ini nih yang asli presiden. Hahaha," ujar @pakdhe_wae.
Untuk diketahui, video 'siap presiden' sempat menjadi perbincangan warganet seusai beredar video Prabowo Subianto menerima kehadiran sejumlah purnawirawan di kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).
Dalam video itu, para purnawirawan berbaris dan menghampiri Prabowo Subianto secara satu per satu.
Di hadapan Prabowo Subianto, mereka memberikan salam hormat sembari menyerukan "Siap presiden!". Video ini sebelumnya banyak dibuat parodi oleh warganet di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu
-
Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global