Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Rizal Ramli mengaku mendapat informasi bahwa paslon 02 Prabowo-Sandi sudah memenangi Pilpres 2019. Dalam pernyataannya itu, Rizal Ramli menyebut-nyebut sosok Letnan Kolonel TNI Aagkatan Darat (Letkol AD).
Ia menyampaikan hal tersebut di Twitter pada Minggu (5/5/2019) lalu.
Berdasarkan pengakuannya, kala itu ia baru saja belanja buah di supermarket. Kemudian ia dihampiri ibu-ibu dan bapak-bapak yang tak dikenalnya.
Rizal Ramli mengaku didesak ibu-ibu itu untuk lebih lantang menyuarakan kebenaran. Sesaat kemudian, menurut keterangan Rizal Ramli, seorang Letkol AD juga mendekat padanya dan mengatakan hal serupa, tetapi sedikit lebih rinci.
Sosok Letkol AD itu mengatakan, seperti dikutip dari cuitan Rizal Ramli, bahwa menurut berbagai laporan dari Babinsa, Prabowo-Sandi sudah menang.
"Barusan belanja buah di supermaket. Didatangi ibu-ibu dan bapak yang saya tidak kenal. Ibu-ibu katakan, "Pak Ramli harus bicara lebih keras, ini sudah ndak benar!" Kemudian datang seorang Letkol AD, "Pak ini sudah kebangetan, laporan-laporan Babinsa PS sudah menang. Bahkan di kompleks Paspamres!" tulis Rizal Ramli melalui akunnya, @RamliRizal.
Kicauan Rizal Ramli itu lantas menyedot perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka yang perhatiannya tertuju pada sosok 'Letkol AD' yang dimaksud Rizal Ramli.
"Pak, boleh tanya enggak oknum Letkol AD-nya siapa? Seriusan nih...
Meskipun pangkat saya mayor, biar saya laporkan oknum tersebut ke POM TNI karena tidak melaksanakan perintah Panglima TNI untuk bersikap netral.
Baca Juga: Rizal Ramli Sebut Rakyat Butuh Presiden Baru, Bukan Ibu Kota Baru
Kecuali kalau Letkol AD bohongan alias berita bohong," komentar @kamto_adi.
"Letkol AD = Ada Deh..." gurau @CA91786.
Hingga kini belum ada respons dari Rizal Ramli terkait rasa penasaran para pengguna Twitter.
Sementara itu di sisi lain, Kepala Staf TNI AD Jenderal Andika Perkasa dikabarkan telah menyatakan bahwa kicauan Rizal Ramli itu merupakan hoaks belaka.
Berita Terkait
-
Khawatir Picu Kegaduhan, Spanduk Klaim Kemenangan Prabowo Dicopot Aparat
-
Santri Pendukung Prabowo: Kami Siap Berperang hingga Darah Penghabisan
-
Viral, Santri Pendukung Prabowo-Sandi Tenteng Golok hingga Senapan Angin
-
Punya Nama, Rumah Prabowo di Maps Jadi 'Istana Presiden Kertanegara'
-
Bandingkan Ruangan Server KPU, Warganet: Lebih Bagus Warnet Game Online
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia