Suara.com - Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh menangkap Aidil Ginting, tersangka pembunuhan istri dan dua anaknya di Kabupaten Aceh Utara.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Ery Apriyono, di Banda Aceh, Rabu (8/5/2019), mengatakan tersangka berinisial Aidil ditangkap di kawasan Lambaro, Aceh Besar, Selasa (7/5).
"Ketika hendak ditangkap, tersangka AG yang merupakan suami ketiga korban sedang menunggu angkutan umum. Tersangka ditangkap Selasa sekitar pukul 08.00 WIB," kata Kombes Ery Apriyono.
Tersangka Aidil diduga membunuh istrinya Irawati (35), serta dua anaknya, Zikra (14) dan bayinya berusia 16 bulan.
Pembunuhan diduga dilakukan di rumah mereka di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara pada Selasa saat waktu sahu, yakni sekitar pukul 04.00 WIB.
Informasi pembunuhan diketahui dari anak korban bernama Zikri yang berusia empat tahun. Zikri selamat karena melompat dari lantai dua rumah tempat kejadian perkara.
Setelahnya, anak korban memberitahukan kepada tetangga bernama Zulkifli bahwa ibu dan saudaranya telah dibunuh.
Kombes Ery Apriyono menyatakan, setelah tim Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh menerima informasi tentang pembunuhan tersebut, langsung bergerak ke Lhokseumawe untuk mendukung pengejaran dan penangkapan pelaku.
"Tim menerima informasi tersangka melarikan diri ke arah Banda Aceh sekitar pukul 05.00 WIB. Beberapa jam kemudian, tim melihat seseorang mirip dengan pelaku. Setelah memastikan orang tersebut benar pelaku, tim langsung menangkapnya," kata dia.
Baca Juga: Aidil Ginting Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya Sewaktu Sahur
Hasil olah tempat kejadian perkara, korban dibunuh dengan cara digorok dan ditikam. Korban yang masih bayi dimasukkan ke bak mandi. Kondisi rumah terkunci kecuali pintu di lantai dua.
"Tersangka diamankan di Polda Aceh di Banda Aceh guna penyidikan lebih lanjut serta mengungkap motif dugaan pembunuhan yang dilakukan tersangka," ungkap Kombes Ery Apriyono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin