Suara.com - Hingga Sabtu (11/5/2019), Operasi Keselamatan Jaya 2019 sudah memasuki hari ke-13. Ribuan pengendara baik roda dua maupun roda empat masih saja ada yang ditilang polisi.
Dibandingkan tahun lalu, kali ini polisi mencatat ada kenaikan jumlah pelanggaran pada hari Jumat (10/5/2019).
Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Nasir mengatakan, kenaikan terjadi sekitar 443,07 persen.
"Jumlah tilang tahun 2018 ada 202 di hari ke-12. Pada tahun ini di hari ke-12 pelaksaan ada sebanyak 1.097 pengendara yang ditilang. Ada kenaikan di sini," kata Nasir, Sabtu (11/5/2019).
Untuk jumlah pelanggar yang hanya mendapatkan teguran ada 4.190 perkara. Hal tersebut berbanding terbalik dengan tahun lalu yang hanya ada 1.526 perkara.
Nasir menyebut, pengendara sepeda motor adalah pelanggar terbanyak dalam operasi tersebut yaitu sebanyak 731 pengendara. Sementara tahun lalu, hanya 155 pengendara.
Untuk jumlah pengendara yang melawan arus sebanyak 171 perkara. Sementara, di tahun lalu hanya 71 perkara.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya akan menggelar 'Operasi Keselamatan 2019' pada Senin (29/4/2019) hingga 14 hari kedepan. Ribuan personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi tersebut.
Ada tiga titik yang menjadi konsentrasi operasi tersebut. Yaitu sepanjang Jalan Benyamin Sueb, tepatnya sekitar Gedung Manggala Wanabakri. Titik kedua yaitu Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Titik ketiga adalah Jalan Printis Kemerdekaan, tepatnya di simpang Coca Cola.
Baca Juga: Hari Ke-8 Operasi Keselamatan Jaya, Ribuan Pengendara Ditindak Polisi
Berita Terkait
-
Polisi Dalami Laporan Soal Seruan Revolusi Politisi Gerindra Permadi
-
Dugaan Penipuan Wisata Rohani ke Israel, Bos HMT Tour Dilaporkan Polisi
-
Nama Permadi Tambah Kasus Elite Kubu Prabowo, Gerinda: Ini Luar Biasa!
-
Dipolisikan, Ini Omongan Permadi soal Barisan Jenderal Jokowi dan Revolusi
-
Polisi Telusuri Video Viral Gerombolan ABG Konvoi Bawa Senjata Tajam
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya