Suara.com - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, membuat warganet terpingkal-pingkal dengan reaksi yang ia berikan pada Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean terkait sikapnya terhadap ancaman 'penggal kepala Jokowi'.
Gibran diketahui telah memberi respons untuk ancaman 'penggal kepala Jokowi' yang dilontarkan seorang pria dalam sebuah video viral. Ia menyampaikannya di Twitter pada Sabtu (11/5/2019) lalu.
Pengusaha muda yang terkenal dengan bisnis kulinernya itu meminta warganet, khususnya pendukung capres petahana Jokowi, untuk bersabar dan tetap fokus beribadah di bulan Ramadan.
"Sudahlah enggak usah dibesar-besarkan. Kita yang sabar saja dan enggak usah terpancing emosinya. Mumpung lagi bulan puasa, kita fokus ibadah saja. Semoga bapak yang ada di video itu diberikan pintu maaf," cuit pemilik akun Twitter @Chilli_Pari itu.
Ferdinand Hutahaean kemudian turut merespons reaksi Gibran tersebut. Ia tampak mendukung anjuran untuk bersabar itu dan juga me-mention akun Twitter Gibran dalam kiacauannya.
"Sabar Mas...!! Memaafkan lebih mulia. @Chilli_Pari," tulis Ferdinand Hutahaean melalui akunnya, @FerdinandHaean2, Sabtu.
Namun ternyata, sambutan baik tak terlihat dari balasan Gibran untuk tweet Ferdinand Hutahaean. Gibran malah memberikan respons jutek yang kemudian membuat ratusan warganet terbahak-bahak.
"Apaan sih," jawab Gibran, singkat.
Cuitan Gibran itu pun di-retweet lebih dari seribu kali dan disukai lebih dari 1.800 akun serta mendapat komentar yang melampaui angka enam ratus. Banyak dari mereka yang terhibur dengan balasan menohok Gibran.
Baca Juga: Jokowi Diancam Penggal Kepala, Gibran Rakabuming Kasih Doa ke Pengancam
@SartikaPangar1b: Mungkin dia mau gratis martabak selama bulan puasa ini, makanya cari muka sama Mas @Chilli_Pari.
@ryscauliaa: Duh ngakak aku.
@armawaras: Well, that hurts a lot (Itu sakit banget sih, -red).
@adjiecation: PDKT lewat anaknya (emoji tertawa).
Tag
Berita Terkait
-
Bang Jack, Polisi Gondrong yang Tangkap Pengancam Penggal Kepala Jokowi
-
Polisi Pastikan Perekam Video Penggal Kepala Jokowi Bukan Guru di Sukabumi
-
Guru SD di Sukabumi Bantah Terlibat Video Penggal Kepala Jokowi
-
Situs DPP Demokrat: Prabowo Harus Jujur, Benarkah Punya Bukti Menang?
-
Hari Ini Polisi Rilis Kasus Pengancam Penggal Kepala Jokowi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar