Suara.com - Seorang pria 51 tahun dikabarkan telah mengancam akan membunuh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan mengirimi beberapa orang ancaman bom beserta surat berisi bubuk putih yang mencurigakan.
Pria bernama Gary Gravelle, asal Connecticut, AS itu didakwa dengan 16 tudingan.
Salah satunya, ia mengancam presiden pada September 2018 dengan mengirimkan sebuah amplop berisi bubuk putih dan pesan bertulisan tangan "You Die" (Kau Mati, -red).
Suara.com mengutip Reuters, Senin (13/5/2019), Gary juga mengirim amplop serupa ke sebuah sinagog, sebuah masjid, dan sebuah cabang dari National Association for the Advancement of Colored People (NAACP).
Berdasarkan isi catatan tersebut, bubuk itu adalah biotoksin.
Namun ternyata menurut petugas berwenang, bubuk itu tidak berbahaya.
Tak hanya itu, Gary juga mengirim surel dan membuat panggilan telepon yang bermuatan ancaman akan meledakkan bom di Vermont, Washington, dan di berbagai lokasi di Connecticut, termasuk gedung-gedung pemerintah dan fasilitas kesehatan mental.
Jika dinyatakan bersalah atas seluruh 16 dakwaan, Gary terancam hukuman penjara maksimal 140 tahun.
Baca Juga: Israel Siapkan Lokasi Pemukiman Baru dengan Nama 'Trump'
Tag
Berita Terkait
-
Hadapi Ancaman Iran, AS Tingkatkan Persenjataan di Timur Tengah
-
Soal Tarif Impor dan Perang Dagang, Trump Serukan China Mau Negosiasi
-
Dipaksa Terbang ke AS untuk Lakoni Laga Amal, Maurizio Sarri Menggerutu
-
Bocorkan Dokumen ke Wartawan, Mantan Analis Intelijen AS Ditangkap
-
Trump Dapat Kabar Baik dari Presiden China, Akhiri Perang Dagang?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan