Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memindahkan korban kebakaran Kampung Bandan ke hunian sementara. Anies pun menyatakan kebutuhan dasar korban kebakaran di Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019) terpenuhi.
Kebutuhan dasar itu, di antaranya tenda pengungsian, ada pelayanan kesehatan, dan pelayanan pangan, serta seragam untuk anak-anak sekolah dan buku-buku buat mereka.
"Penangganan jangka pendek adalah untuk memastikan semua warga yang terdampak kebakaran mereka terjamin kebutuhan dasarnya," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa.
"Insya Allah, Pemprov DKI memastikan jangka pendek kebutuhan mereka bisa dipenuhi. Tadi pagi kami rapat juga khusus soal Kampung Bandan," lanjut Anies.
Selain itu, disiapkan shelter untuk hunian sementara di lokasi kebakaran sembari membangun rumah susun (rusun).
"Jadi, mereka nanti akan disiapkan hunian sementara di situ (Kampung Bandan). Dinas Perumahan nanti akan menyiapkan hunian sementaranya," kata Anies.
Untuk pembangunan rusun dan lain-lain, baru diputuskan pada hari Selasa pagi. Jadi, PT Sarana Jaya untuk pembangunan rusun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) pemilik aset, dan PT Cipta Karya mengatur tata ruangnya.
Musibah kebakaran di Kampung Bandan, RW05, Ancol, Pademangan menghanguskan sekitar 450 bangunan semipermanen. Dengan perincian sebanyak 110 KK di RT 11, 176 KK di RT 12, dan 114 KK di RT 13. (Antara)
Baca Juga: Anies akan Bangun Rusun di Lokasi Kebakaran Kampung Bandan
Berita Terkait
-
Anies akan Bangun Rusun di Lokasi Kebakaran Kampung Bandan
-
Rumah Hangus Terbakar, Warga Kampung Bandan Berharap Hunian Sementara
-
Warga Kampung Bandan Sahur Makan Mie Instan, Buka Puasa Tunggu Sumbangan
-
Setelah Dilalap Api, Warga Kampung Bandan Tak Lagi Terpikir Jalani Puasa
-
Nelangsa di Kampung Bandan, Menahan Lapar di Antara Puing Kebakaran
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik