Suara.com - Satu lelaki di Uni Emirate Arab divonis hukuman mati karena menyiram zat asam ke wajah istrinya sendiri hingga tewas.
Pengadilan Kasasi Abu Dhabi menguatkan putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Abu Dhabi untuk menghukum mati tersangka, setelah ia membunuh sang istri karena menolak memberikan password alias kata sandi ponselnya.
Harian Arab Emarat Al Youm yang dikutip Gulf News, Kamis (16/5/2019), memberitakan dokumen pengadilan menunjukkan bahwa pasangan itu sudah menikah selama 17 tahun terakhir.
Melalui pernikahan itu, mereka memiliki enam anak bersama, yang kekinian berusia antara tiga tahun sampai 16 tahun.
Investigasi lebih lanjut mengungkapkan, tersangka memiliki riwayat penyalahgunaan narkoba dan telah dipenjara lebih dari satu kali.
Setelah korban mengajukan perceraian, tersangka menuduh istrinya berselingkuh di situs jejaring sosial dan menurut dokumen pengadilan, memutuskan untuk membunuhnya karena tidak setia.
Putra tertua mereka yang berusia 16 tahun mengatakan, sang ayah memasuki rumah dengan membawa tas hitam pada hari kejadian.
Di dalam rumah, lelaki itu mendesak istrinya untuk menyerahkan kata sandi guna mengakses ponsel. Ketika korban menolak, sang suami marah dan mengambil botol asam dari tas hitam.
Tersangka melemparkan zat asam ke wajah dan tubuh istrinya sebelum pergi. Sementara korban ditinggal saat kesakitan karena luka-lukanya.
Baca Juga: 2019 Ini, Astronot Uni Emirat Arab Siap ke Luar Angkasa
Menurut pernyataan putranya, pelaku meminta anak-anaknya mencuci luka si ibu memakai air dingin untuk mengurangi sensasi terbakar.
Namun, sang ibu meninggal dalam pelukan keenam anaknya.
Berita Terkait
-
Bulan Puasa, Lelaki Bacok Wanita Pasangan Serumahnya hingga Tewas
-
Bunuh Istri dan Tenggelamkan Bayinya saat Sahur, Aidil Akhirnya Ditangkap
-
Selalu Terbayang Wajah Korban, Suami Pembunuh Istri Menyerah
-
Tendang Suami, Istri Tewas Digebuki sampai Ginjal Luka Parah
-
Tertutup dan Anggun, 5 Momen Seru Avril Lavigne di Abu Dhabi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?