Suara.com - Promo Gemerlap Lebaran 2019 dari PLN hadir kembali. Seperti tahun sebelumnya, promo yang ditawarkan berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) sebesar 50 persen, dengan maksimum potongan hingga Rp 10 juta.
Khusus pelanggan golongan tarif sosial dengan peruntukan rumah ibadah, mendapatkan diskon biaya penyambungan sebesar 100 persen alias gratis.
Kesempatan ini diberikan kepada pelanggan yang melakukan tambah daya tegangan rendah mulai dari 220 VA sampai dengan 197 kVA. Selain murah dan tidak dipungut biaya tambahan lainnya, proses pengerjaan penambahan daya tidak lebih dari 24 jam dan tidak akan mengubah kWh meter pascabayar menjadi prabayar, ataupun sebaliknya.
"Selama Ramadan, pemakaian listrik masyarakat cenderung meningkat. Untuk itu, PLN ingin memberikan kenyamanan melalui promo tersebut," ujar Vice President Public Relation PLN, Dwi Suryo Abdullah.
Promo Gemerlap Lebaran 2019 ini berlaku sejak 17 Mei 2019 pukul 00.00 WIB hingga 30 Juni 2019 pukul 23.59 WIB. Pelanggan dapat mendaftarkan diri dengan cara menghubungi Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, e-mail pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, website www.pln.co.id, dan PLN MOBILE.
Selain itu, pelanggan juga dapat mendatangi langsung loket PLN setempat.
Program diskon tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya. Untuk syarat dan ketentuan berlaku dapat diakses di sini.
Jadi tunggu apalagi, segera nikmati promo tambah daya untuk lebaran yang semakin benderang.
Baca Juga: PLN Berbagi Kebahagiaan Bersama 8.000 Anak Yatim dan Duafa
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional